Polres Karanganyar – Kepala Kepolisian Resor Karanganyar AKBP MUCHAMMAD SYAFI’ MAULLA, S.I.K., M.H., pimpin upacara pembaretan terhadap 9 personel bintara remaja baru.
Yang mana Upacara Tradisi pembaretan terhadap Bintara Remaja Baru dilaksanakan di Mapolres Karanganyar yang dilakukan langsung oleh Kapolres Karanganyar didampingi ketua Bhayangkari cabang karanganyar, Senin (25/10/2021).
Hadir dalam upacara ini, IPTU AGUNG PURWOKO, M.H. sebagai perwira upacara, dan IPDA BUDI EKO PRIYANTO, S.I.P., M.M. sebagai komandan upacara.
Dalam sambutannya Kapolres Karanganyar AKBP MUCHAMMAD SYAFI’ MAULLA, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Orientasi dan pembaretan prajurit bhayangkara baru di Polres Karanganyar sebagai bentuk pengukuhan penerimaan para bintara remaja menjadi bagian dari keluarga besar Sat Samapta Polres Karanganyar.
Penyematan baret coklat kepada perwakilan peserta tradisi sebagai tanda mereka telah diterima dan siap untuk bertugas di kesatuan polres karanganyar. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan merupakan salah satu tradisi satuan samapta polres karanganyar yang sudah melembaga dan dilestarikan dari waktu ke waktu, selain untuk menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap kesatuan “esprit de corps” juga menanamkan kecintaan terhadap satuan samapta polresta karanganyar.
Bintara remaja baru diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang optimal serta menghasilkan karya yang berkwalitas dan sat samapta dituntut senantiasa melatih anggotanya untuk menjadi prajurit bhayangkara yang handal , tangguh dan profesional dalam melaksanakan tugas.
Tantangan yang kita hadapi dalam globalisasi dunia yang berkembang dengan cepat ini adalah bagaimana menghadapi tugas-tugas yang didukung oleh suatu sistem yang solid, disiplin, terlatih dan mampu bereaksi cepat serta efektif dalam menghadapi gangguan kamtibmas wilayah hukum polres karanganyar pada khususnya dan pada umumnya indonesia tercinta.
“Tugas-tugas yang dihadapi polres karanganyar dimasa mendatang memerlukan kesiapsiagaan yang tinggi, dan itu hanya bisa dijawab melalui profesionalisme dengan menjadikan tradisi pembaretan sebagai salah satu kebutuhan untuk mengawali seseorang menjadi bhayangkara yang sejati yang siap menghadapi gangguan-gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat, penuh semangat menjalankan tugas, menjadi pasukan terampil, disiplin, dan dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat, serta menjadi anggota polri yang promoter (profesional, medern dan terpercaya),”ujar Kapolres.
“Tugas adalah kehormatan oleh karenanya junjung tinggi kepercayaan tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab dan keikhlasan serta tanpa keragu-raguan sedikitpun, penuh semangat yang baik dengan menerapkan pola kerja penuh disiplin dan menjadi polisi yang dapat melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat,” pungkasnya.
























