KARANGANYAR – Ketersediaan sembako termasuk minyak goreng menjadi perhatian pemerintah termasuk Kepolisian Resor (Polres) Karanganyar. Dalam hal ini, jajaran Polsek diwilayah Polres Karanganyar memastikan stok kebutuhan warga tersebut aman dengan melihat langsung ke pedagang di Pasar-pasar tradisional yang ada di wilayahnya, Selasa (19/7) pagi.
Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo, S.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Lukman Tri. N, menjelaskan bahwa tujuan kehadiran aparat Kepolisian khususnya Polres Karanganyar di pasar tradisional tersebut, adalah untuk menjamin tidak ada kebocoran dalam proses distribusi minyak goreng. Dengan memastikan hal tersebut, maka kelangkaan terhadap barang dapat diminimalisir.
Ksat Binmas juga mengatakan, hasil pemantauan yang dilakukan oleh anggota Polres Karanganyar dan Polsek di beberapa pedagang yang ada di Pasar – Pasar Tradisional di Wilayah Kabupaten Karanganyar, Ketersediaan Minyak Curah harian masih mencukupi, yaitu rata-rata Kebutuhan Minyak Curah adalah 51 kg/hari.
“Dari pantauan kami, harga tertinggi minyak goreng curah di pasar tradisional Jatipuro adalah Rp 17.000,00/kg sedangkan harga terendah sebesar Rp 16.000,00/kg dan harga rata-rata harian sebesar Rp 16.500,00/kg.” terang AKP Lukman.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, khususnya diwilayah Karanganyar stok minyak goreng baik kemasan maupun curah relatif aman dan mencukupi untuk masyarakat. Pihaknya berjanji akan terus memantau perkembangan pasar terkait harga sembako termasuk minyak goreng agar tidak ada kelangkaan.
“Para Bhabinkamtibmas Polres Karanganyar dan Satgas Pangan terus melakukan pengawasan distribusi dan harga minyak goreng di Kabupaten Karanganyar.” Tegasnya. (humasreskra)
























