Polsek Matesih Terus Pantau Perkembangan Ternak Terjangkit PMK

0
292

KARANGANYAR – Penyebaran Penyakit Mulut Kaki (PMK) atau Foot and Mouth Disease (FMD) pada hewan ternak terus dipantau dan dilakukan pendataan oleh Polres Karanganyar bersama dengan instansi terkait lainnya.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh anggota Polsek Matesih adalah melaksanakan pendataan ulang terhadap ternak yang pernah terkonfirmasi menderita PMK, Sabtu (23/7) siang.

Di Kecamatan Matesih sendiri terdapat 41 ekor sapi yang terkonfirmasi positif PMK pada beberapa waktu yang lalu. Dari data tersebut, petugas dari Polsek Matesih bersama dengan personil dari Dispertan PP Kabupaten Karanganyar melakukan pemantauan terhadap perkembangan ternak untuk memastikan kondisinya.

Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo, S.I.K., melalui Kapolsek Matesih AKP Purnomo mengatakan, kegiatan pemantauan dan pendataan tersebut dilaksanakan pada 11 kandang milik peternak di Kawasan Kecamatan Matesih, Karanganyar.

“Berdasarkan data yang kami himpun dari para peternak, di Kecamatan Matesih terdapat 41 ekor sapi yang beberapa waktu lalu terkonfirmasi terjangkit PMK, kemudian hari ini kita lakukan pengecekan lagi dan ternak yang sudah sembuh sejumlah 40 ekor, 1 ekor sapi dilaporkan mati dan telah dikubur oleh pemiliknya.” terang Kapolsek.

Lebih jauh Kapolsek menuturkan, setelah dilakukan pendataan, diketahui beberapa hewan ternak tersebut ada yang sudah laku terjual. Namun Ia memastikan bahwa saat dijual belikan, kondisi kesehatan ternak tersebut sudah sembuh dari PMK dan dinyatakan sehat.

“Betul ada yang sudah terjual, namun saat dijual, kondisi ternak sudah sehat. Ini merupakan bukti bahwa PMK pada ternak bisa diobati hingga sembuh, sehingga para peternak dan masyarakat tidak perlu panik dan khawatir secara berlebihan.” Tutup AKP Purnomo. (humasreskra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here