Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, Polsek Karanganyar melaksanakan pengamanan Ibadah Tahun Baru 2026 di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukumnya, Kamis (1/1/2026).
Pengamanan berlangsung sejak pukul 06.30 dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Karanganyar AKP Nawangsih Retna Waruju, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Polsek Karanganyar yang bersinergi bersama pengamanan internal gereja.
Sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Tahun Baru 2026 di wilayah hukum Polsek Karanganyar di antaranya Gereja Kristen Jawa (GKJ) Cangakan, Gereja Santo Pius X Karanganyar, GKJ Harjosari, serta GPDI Cendanawangi. Jumlah jemaat yang hadir di masing-masing gereja bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan orang.
Kapolsek Karanganyar AKP Nawangsih Retna Waruju, S.H., M.H. menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Candi 2025 yang bertujuan menjaga stabilitas kamtibmas selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Pengamanan ibadah Tahun Baru ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2025. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan aman, nyaman, dan khidmat, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ungkap Kapolsek.
Di GKJ Cangakan, ibadah yang mengusung tema “Di Dalam Cinta Hadirlah Tuhan” diikuti sekitar 300 jemaat dan dipimpin oleh Pdt. Dinah Besdorina Maribunga, S.Si., Teol. Sementara itu, di Gereja Santo Pius X Karanganyar, ibadah bertema “Santa Maria Bunda Allah” dipimpin oleh Romo Robertus Tri Widodo Pr dengan jumlah jemaat sekitar 300 jemaat.
Pengamanan juga dilaksanakan di GKJ Harjosari yang diikuti kurang lebih 60 jemaat dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, serta di GPDI Cendanawangi dengan tema “Kasih Tuhan Tidak Berkesudahan” yang dihadiri sekitar 50 jemaat.
Selama pelaksanaan pengamanan, situasi di seluruh gereja terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui Operasi Lilin Candi 2025, Polsek Karanganyar berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna menjaga keamanan serta memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Karanganyar.






















