Diawali Sterilisasi Gereja, Polres Karanganyar Siapkan Personil Amankan Paskah

0
241

Polres Karanganyar –  Polres Karanganyar dengan perkuatan sedini mungkin telah mempersiapkan pelaksanaan dan antisipasi terhadap berbagai bentuk gangguan kamtibmas di tengah masyarakat untuk terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat, sehubungan dengan umat Kristen melaksanakan kegiatan keagamaan (Kebaktian/ ibadah/ Misa) dalam rangka peringatan Hari Wafatnya Isa Al Masih (Peringatan Hari Paskah) pada tanggal 9 April sampai 17 April 2022.

Dalam kegiatan pengamanan ini, Polres Karanganyar menugaskan 464 Orang dari Polres untuk memback up pengamanan yang dilakukan oleh personil Polsek tempat gereja tersebut. Selain it, Polres Karanganyar juga melibatkan instansi lain untuk membantu melakukan pengamanan di gereja – gereja yang melaksanakan Ibadah perayaan Paskah.

Di Wilayah Karanganyar terdapat 142 gereja, ada 60 gereja yang akan melaksanakan kegiatan ibadah. Dari jumlah tersebut terdapat gereja yang jumlah jemaatnya cukup banyak, antaranya Gereja Santa Maria Jaten, Gereja Santa Maria Karanganyar, Gereja Kristen Jawa (GKJ) Cangakan dan Gereja Paroki St. Stephanus Jumapolo.

Kapolres Karanganyar AKBP Danang Kuswoyo, S.I.K., mengatakan mengawali rangkaian kegiatan pengamanan Ibadah dan untuk memastikan kegiatan paskah berjalan aman, pada hari ini Kamis (14/4/2022) Polres Karanganyar melakukan sterilisasi di gereja-gereja yang akan digunakan sebagai tempat melaksanakan Ibadah Pasakah.

Sterilisasi dilakukan untuk memastikan kondisi gereja benar – benar aman dan tidak terdapat benda-benda yang membahayakan jamaat maupun masyarakat secara umum.

“Kami memastikan, semua gereja di Karanganyar akan mendapatkan pengamanan dari Polres Karanganyar dan dari personil Polsek jajaran bekerja sama dengan stakeholder lainnya dengan menerapkan pola pengamanan yang sudah ditentukan.” ungkap Kapolres.

“Pola pengamanan yang terapkan adalah dengan melakukan kegiatan Kepolisian disesuaikan dengan tingkat kerawanan di masing – masing daerah dan mempertimbangkan jumlah jemaat gereja,” lanjut Kapolres.

Terhadap gereja yang jemaatnya cukup banyak, Polres Karanganyar menempatkan personil di lokasi kegiatan untuk melaksanakan pengamanan, sedangkan gereja yang melaksanakan ibadah dengan jemaat yang jumlahnya tidak terlalu besar, dilaksanakan kegiatan patroli dan sambang ke gereja tersebut dengan mengedepankan personil Polsek setempat dan pengamanan internal gereja.

Diharapkan dengan dilaksanakan pengamanan Ibadah ini, jemaat dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Polres Karanganyar berupaya memberikan pelayanan dan kesempatan kepada umat Kristiani untuk melakukan ibadah dengan baik dan merasa aman.

“Kami menghimbau agar dalam melaksanakan Ibadah dilakukan dengan menerapkan Protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari peningkatan kasus Covid-19 yang saat ini sudah jauh menurun. Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat Karanganyar untuk menjaga kerukunan dan toleransi antar umat Agama yang selama ini sudah terjalin dengan baik, sehingga Karanganyar akan semakin solid dan semakin Kondusif.” Tutup Kapolres. (humasreskra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here