Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 26

Penemuan Tas Gegerkan Pasar Tawangmangu, Padal Pos Pengamanan Tawangmangu Kembalikan Ke Pemilik

Suasana di Pasar Wisata Tawangmangu sempat menjadi perhatian warga setelah Iptu Danang S,SH, salah satu personel Pos Pam Tawangmangu, mengumumkan penemuan tas berisi uang tunai senilai Rp10.305.000 melalui pengeras suara di area pasar, Minggu (30/3/2025).

Kejadian bermula saat tim patroli gabungan yang dipimpin Iptu Danang melakukan pemantauan rutin guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pasar wisata. Dalam patroli tersebut, petugas menemukan sebuah tas yang tergeletak tanpa pengawasan. Setelah diperiksa dengan cermat, tas itu ternyata berisi uang dalam jumlah besar.

Menyadari pentingnya barang tersebut bagi pemiliknya, tim patroli langsung mengamankan tas ke Pos Yan Wisata Tawangmangu. Untuk mempercepat proses pencarian pemilik, Iptu Danang kemudian menggunakan alat pengeras suara (TOA) di posko untuk mengumumkan penemuan tersebut kepada para pengunjung pasar.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga yang merasa kehilangan tas agar segera mendatangi Pos Yan Wisata Tawangmangu,” ujar Iptu Danang

Tidak lama berselang, Tri Wahyuni, pemilik tas, datang ke posko dengan wajah penuh harap. Setelah dilakukan pengecekan identitas dan isi tas, ia akhirnya dipastikan sebagai pemilik sah barang tersebut. Tri Wahyuni mengaku sangat terkejut dan lega karena uangnya yang sempat hilang dapat ditemukan kembali.

“Saya benar-benar tidak menyadari kalau tas saya tertinggal di area parkir. Ini adalah uang yang sangat penting bagi saya untuk keperluan Lebaran. Terima kasih banyak kepada Pak Polisi, terutama Bapak Iptu Danang dan timnya, karena telah membantu saya menemukan uang ini,” ungkap Tri Wahyuni dengan nada penuh rasa syukur.

Penemuan ini merupakan hasil dari kerja keras tim patroli gabungan yang terdiri dari Aipda Resi Koko,SH, Bripka Catur, serta beberapa anggota lainnya. Mereka secara aktif melakukan patroli di kawasan pasar wisata sebagai bagian dari Operasi Ketupat Candi 2025 yang digelar oleh Polres Karanganyar Polda Jateng. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif selama musim mudik dan libur Lebaran.

Kasi Humas Polres Karanganyar, IPTU Sulis Setyawan, menambahkan bahwa kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan.

“Kami mengimbau agar warga tetap waspada saat berada di tempat umum, terutama di lokasi-lokasi ramai seperti pasar atau terminal. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” ucapnya.

Polres Karanganyar Terima Tim Supervisi Mabes Polri Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Optimal

0

Karanganyar – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, Polres Karanganyar menerima kunjungan supervisi dari Tim Mabes Polri. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan pengamanan mudik lebaran di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kunjungan supervisi dipimpin langsung oleh Karobinops Stamaops Polri, Brigjen Pol Auliansyah Lubis, didampingi Karoops Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Basya Radyananda. Kehadiran tim ini menunjukkan komitmen Mabes Polri untuk memastikan operasi pengamanan berjalan optimal demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama musim mudik lebaran.

Kegiatan supervisi dilaksanakan di Pospam Exit Tol Klodran, Kecamatan Colomadu, lokasi ini dipilih karena merupakan salah satu titik strategis yang menjadi fokus pengamanan mengingat tingginya volume kendaraan pemudik yang melintas melalui jalur tol. Jumat (28/3/25).

Kedatangan tim supervisi disambut langsung oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Hadi Kristanto, PJU Polres Karanganyar dan Kapospam Exit Tol Klodran.

Kapolres Karanganyar melalui PS Kasi Humas Polres Karanganyar, IPTU Sulis Setyawan, menjelaskan bahwa supervisi ini merupakan bagian penting dalam memastikan efektivitas operasi pengamanan mudik.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 di wilayah hukum Polres Karanganyar. Kami berharap hasil supervisi ini dapat menjadi masukan positif untuk meningkatkan kinerja kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Sulis.

Selain itu, IPTU Sulis juga menambahkan bahwa Polres Karanganyar telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi lonjakan pemudik selama musim lebaran.

“Kami telah mendirikan beberapa pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan), termasuk di titik-titik rawan kemacetan seperti Exit Tol Klodran. Semua ini dilakukan demi memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat mudik,” tambahnya.

Salah satu aspek yang ditekankan oleh tim supervisi adalah layanan hotline 110, yang merupakan layanan darurat kepolisian untuk masyarakat.

“Layanan hotline 110 harus benar-benar dimaksimalkan selama masa pengamanan mudik. Ini adalah salah satu sarana utama bagi masyarakat untuk melaporkan situasi darurat atau meminta bantuan dengan cepat,” tegas Brigjen Pol Auliansyah Lubis.

IPTU Sulis menambahkan, “Kami telah memastikan bahwa layanan hotline 110 siaga 24 jam selama periode Operasi Ketupat Candi 2025. Personel di lapangan telah dilatih untuk merespons laporan secara cepat dan tepat guna memberikan solusi terbaik kepada masyarakat.”

Supervisi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah evaluasi, tetapi juga momentum untuk meningkatkan situasi kamtibmas yang kondusif selama musim mudik lebaran sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.

Wakapolres Karanganyar Cek Tahanan dan Kesiapan Pengamanan Menjelang Idul Fitri

0

Karanganyar – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446H, Wakapolres Karanganyar, Kompol Mardiyanto, S.AP., M.H., didampingi Kasi Propam Polres Karanganyar, Iptu Soeparlan, melakukan pengecekan mendadak terhadap sel tahanan di Rutan Mapolres Karanganyar.

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas pengamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025. Jumat (28/3/2025).

Wakapolres Kompol Mardiyanto Melalui PS. Kasi Humas Polres Karanganyar, IPTU Sulis Setyawan, menyampaikan bahwa pengecekan ini mencakup berbagai aspek penting di area rutan, termasuk kondisi para tahanan, sistem pengawasan CCTV, serta kelengkapan administrasi petugas jaga seperti buku mutasi dan inventaris senjata api dinas.

“Pengecekan ini adalah bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025. Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen keamanan, baik itu kondisi fisik sel tahanan maupun perlengkapan yang digunakan oleh petugas jaga, berfungsi dengan baik,” ujar IPTU Sulis Setyawan.

Selain meninjau kondisi para tahanan, Wakapolres juga memeriksa fasilitas keamanan di area sel tahanan, termasuk sistem CCTV yang berfungsi sebagai alat pemantau aktivitas di dalam rutan. Tidak hanya itu, kelengkapan administrasi seperti buku mutasi tahanan dan senjata api dinas turut menjadi fokus pemeriksaan untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur yang dapat membahayakan situasi keamanan.

Dari hasil pengecekan tersebut, IPTU Sulis Setyawan menegaskan bahwa Polres Karanganyar akan meningkatkan kewaspadaan dalam pengamanan Markas Komando (Mako) dan sel tahanan.

“Kami harus memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu prioritas utama adalah pengamanan sel tahanan. Jangan sampai ada tahanan yang kabur,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengecekan ini juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa seluruh anggota Polres Karanganyar siap menghadapi tantangan pengamanan selama libur lebaran.

“Operasi Ketupat Candi 2025 sudah berlangsung, dan kami harus memastikan bahwa seluruh personel dalam posisi siap siaga. Bukan hanya pengamanan lalu lintas, tetapi juga aspek-aspek lain seperti keamanan internal dan kenyamanan masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Sulis juga mengimbau kepada seluruh anggota untuk tetap disiplin dan waspada dalam menjalankan tugas.

“Kami berharap seluruh anggota dapat menjaga profesionalisme dan kesiagaan penuh demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama momen lebaran,” tutupnya.

Dengan persiapan dan pengawasan yang dilakukan oleh Polres Karanganyar, diharapkan seluruh rangkaian Operasi Ketupat Candi 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Pastikan Kesiapan Personel dan Sarana Prasaranan Pengamanan Lebaran Idul Fitri 1446 H, Kapolres Beserta Forkopimda Karanganyar Lakukan Patroli Skala Besar dan Pengecekan Pos Pam

0

Karanganyar, Kapolres Karanganyar AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M. beserta Forkopimda Kabupaten Karanganyar melakukan patroli skala besar dan pengecekan Pos Pam dan Pos Terpadu Operasi Ketupat Candi Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personil dan sarana prasarana Pos Pam dalam menghadapi mudik tahun 2025, Kamis (27/3/2025)

Pelaksanaan Patroli skala besar dipimpin oleh Bupati Karanganyar, H. Robert Christanto, S.E., M.M., wakil Bupati Ede Eliana, S.E., Kapolres Karanganyar AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M. serta Kasdim 0727/Karanganyar Mayor Hartono dengan melibatkan melibatkan 20 personil dari Sat Samapta Polres Karanganyar dan 15 personil dari Kodim 0727 Karanganyar. Mereka menggunakan 15 unit kendaraan Raimas Samapta Res Karanganyar, 15 unit motor trail Kodim 0727 Karanganyar, dan 1 unit KBM Sat Samapta.

Pelaksanaan patroli skala dan pengecekan pos pengamanan dimulai dari Pos terpadu alun-alun, Pos Pam Exit Tol Kebakkramat, Pos Pam Exit Tol Klodran, Pos Pam Karangpandan, dan berakhir di Pos Pam Obyek Wisata Tawangmangu.

Kapolres Karanganyar melalui Kasi Humas, Iptu M. Sulistiawan Abdillah menjelaskan tujuan dari patrol skala besar yang dilaksanakan untuk memastikan situasi kamtibmas wilayah Kabupaten Karanganyar aman kondunsif, serta pengecekan pos pelayanan dan pos pengamanan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung operasi Ketupa Candi 2025

“Patroli skala besar ini bertujuan memastikan situasi kamtibmas Kabupaten Karanganyar kondunsif, dan pengecekan yang laksanakan untuk memastikan kesiapan personel pos pelayanan maupun pos pengamanan siap berikut sarana dan prasarana pendukungnya” ucapnya

Disetiap pengecekan di pos pelayanan dan pos pengamanan Kapolres dan Forkopimda memberikan dukungan logistik kepada personel pos pengamanan sebagai wujud dukungan pelaksanaan operasi

“Disetiap pengecekan Bapak Kapolres dan Forkopimda memberikan logistik kepada personel pos pengamanan sebagai wujud dukungan pelaksanaan operasi” imbuh Kasi humas
Selama pelaksanaan patroli, tidak ditemukan tindak pidana, miras, handak, sajam, pelaku 3C, dan pelaku teror maupun barang-barang berbahaya lainnya, serta selama pengecekan pos pelayanan dan pos pengamanan kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif,

“Diharapkan dengan dilaksanakan patrol skala besar dan pengecekan pos pelayanan dan pos pengamanan wilayah Kabupaten Karanganyar tetap Kondunsif, arus mudik dan balik lebaran 2025 berjalan aman dan nyaman” pungkas Kasi Humas

Polres Karanganyar Sita Puluhan Kilogram Bahan Peledak Pasca Ledakan Petasan di Blumbang, Warga Diminta Tak Ulangi Lagi

Karanganyar – Ledakan petasan yang terjadi di rumah Sdri. Murtini, warga Lingkungan Blumbang RT 04/03, Kelurahan Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (25/3/2025) malam.

Polres Karanganyar sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak menyalakan atau memproduksi petasan. Himbauan tersebut disampaikan melalui berbagai saluran media sosial, hingga kunjungan langsung oleh personel kepolisian ke lingkungan warga. Namun, kelalaian sebagian masyarakat yang tetap nekat memproduksi petasan ilegal akhirnya berujung pada tragedi yang tidak diinginkan.

Pasca kejadian, Polres Karanganyar langsung bergerak cepat dengan membentuk tim gabungan yang melibatkan Camat Tawangmangu, Danramil Tawangmangu, Kapolsek Tawangmangu, Plt Lurah Blumbang, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Rabu (26/3/2025).

Kapolres Karanganyar, AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M., menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak lagi menyimpan atau memproduksi petasan ilegal.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lagi menyimpan bahan peledak atau mercon karena dapat membahayakan keselamatan jiwa. Barang-barang tersebut dapat diserahkan secara sukarela tanpa ada sanksi,” ujar Kapolres Karanganyar.

Menindaklanjuti imbauan larangan menyimpan bahan peledak, aparat gabungan langsung turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi massal. Langkah ini dilakukan melalui pengumuman di masjid, pesan WhatsApp grup, hingga kunjungan door to door ke rumah warga. Tujuannya, memastikan informasi tentang bahaya petasan tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.

Kapolres Karanganyar, AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M., menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak lagi terlibat dalam aktivitas pembuatan atau penyimpanan petasan ilegal.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lagi menyimpan bahan peledak atau mercon karena dapat membahayakan keselamatan jiwa. Barang-barang tersebut dapat diserahkan secara sukarela tanpa ada sanksi,” ujar Kapolres.

Upaya ini mendapat respons positif dari warga. Sejumlah masyarakat yang sebelumnya menyimpan bahan peledak atau alat pembuatannya menyerahkan barang-barang tersebut secara sukarela ke kantor Kelurahan Blumbang.

Salah satunya adalah Edi Sumanto dan Joko Setyono, yang menyerahkan mercon diameter 6 cm sebanyak 19 pcs, selongsong kosong diameter 6 cm sebanyak 18 pcs, mercon diameter 2 cm sebanyak 550 pcs, bubuk bahan mercon seberat 1,5 kg, serta alat produksi seperti palu kayu pemadat, cutter, dan alat penggulung selongsong.

Penyisiran oleh anggota Polsek Tawangmangu juga menghasilkan temuan mercon siap ledak di Jalan Timur Wisata Wonderpark. Selain itu, tambahan bahan peledak berhasil diamankan, termasuk mercon jadi seberat 2 kg, bubuk mercon seberat 5 kg, dan selongsong kosong diameter 2 cm seberat 18 kg. Penyisiran oleh anggota Samapta juga menemukan selongsong kosong dan sumbu lembar tambahan.

Secara keseluruhan, total barang bukti yang diamankan mencapai puluhan kilogram, meliputi bubuk peledak siap pakai seberat 8,5 kg, mercon siap ledak, alat produksi, serta ratusan selongsong kosong. Seluruh barang bukti tersebut kemudian diamankan di Polsek Tawangmangu untuk proses lebih lanjut.

Selain mengamankan barang bukti, Polres Karanganyar juga melakukan penyisiran menyeluruh di lingkungan warga untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tersisa. Penyisiran ini dilakukan secara detail, termasuk memeriksa rumah-rumah yang dicurigai sebagai tempat produksi petasan ilegal. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dan tidak lagi terlibat dalam aktivitas pembuatan atau penyimpanan petasan ilegal. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama,” tegas Kapolres Karanganyar. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli rutin dan mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat setempat.

Peristiwa ledakan petasan di Blumbang menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan bahaya aktivitas ilegal yang melibatkan bahan peledak. Pemerintah daerah dan aparat keamanan terus mengimbau masyarakat untuk bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan kita. Jangan sampai tragedi ini terulang kembali,” tutup AKBP Dr. Hadi Kristanto.

Dengan langkah-langkah yang telah dilakukan, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya keselamatan dan tidak lagi terlibat dalam praktik-praktik berbahaya seperti pembuatan petasan ilegal

Penilaian Pos Pam Alun-Alun Karanganyar oleh Tim Ditlantas Polda dalam Rangka Operasi Ketupat Candi 2025

0

Karanganyar – Tim dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah melakukan penilaian terhadap kesiapan Pos Pengamanan (Pos Pam) Terpadu Alun-Alun Karanganyar.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat Candi 2025, yang bertujuan memastikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kelengkapan administrasi hingga fasilitas yang tersedia di Pos Pam. Selasa (25/3/2025).

PS Kasi Humas Polres Karanganyar IPTU Sulis Setyawan, menjelaskan bahwa tim penilai ingin memastikan kesiapan secara menyeluruh.

“Kegiatan penilaian lomba ini dalam rangka mengecek kelengkapan administrasi, peralatan pendukung, serta fasilitas yang disediakan untuk masyarakat,” kata IPTU Sulis.

Tim penilai dari Ditlantas Polda Jateng terdiri dari AKP Aris Arianto, AKP Ragil Irawan, Aiptu Umbar Prayitno, Brigadir Dicky Eko F, Brigadir Parita Suci, dan Briptu Alex Sukma. Kedatangan Tim penilaian disambut langsung oleh Kapospam AKP Nawangsih Retno W, didampingi Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto, serta IPDA Surip Wuryanto selaku Kaposko, bersama jajaran personel Pos Pam.

Selain mengecek administrasi dan peralatan, tim juga memantau sistem pemantauan CCTV yang telah terkoneksi dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan (Dishub). Integrasi teknologi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengawasan lalu lintas dan memastikan situasi tetap kondusif selama operasi berlangsung.

Fasilitas unggulan di Pos Pam Terpadu Alun-Alun Karanganyar juga menjadi sorotan dalam penilaian ini. Beberapa fasilitas yang dinilai antara lain tempat laktasi untuk ibu menyusui, ruang bermain anak, tempat pijat tradisional dan modern menggunakan alat pijat, serta tempat tambal ban.

“Kami harap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan mudik,” tambah IPTU Sulis.

Dengan adanya penilaian ini, diharapkan Pos Pam Terpadu Alun-Alun Karanganyar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat.

Seluruh elemen yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2025 di wilayah hukum Polres Karanganyar terus berkomitmen untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran.

Operasi Ketupat Candi 2025 : Propam Polda Jateng Gelar Gaktiblin di Pos Pam dan Pos Yan Polres Karanganyar

0

Karanganyar – Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Ketupat Candi 2025, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengecekan terhadap personel yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) di wilayah hukum Polres Karanganyar. Selasa (25/3/2025)

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin oleh Panit 2 Unithartib 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Jateng, IPTU Soeran, bersama tiga personil Propam Polda Jateng. Tim melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan bahwa seluruh personel di Pos Pam dan Pos Yan telah menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

PS. Kasi Humas Polres Karanganyar IPTU Sulis Setyawan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari Gaktiblin (Penegakan, Pengawasan, dan Disiplin) yang rutin dilakukan oleh Propam Polda Jateng guna memastikan kinerja personel kepolisian tetap optimal.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan dalam kondisi siap operasional, profesional dan disiplin dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, ujar IPTU Sulis.

Selain mengecek kesiapan personel, tim juga memastikan bahwa sarana dan prasarana di Pos Pam dan Pos Yan berfungsi dengan baik serta layak digunakan untuk melayani masyarakat. Hal ini mencakup kelengkapan administrasi, peralatan pendukung, serta protokol kesehatan yang diterapkan di setiap posko.

IPTU Soeran menambahkan, “Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh personel dapat lebih disiplin dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Operasi Ketupat Candi 2025 adalah momentum penting bagi kita semua untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.”

Dengan adanya pengawasan ketat dari Propam Polda Jateng, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025 di wilayah hukum Polres Karanganyar dapat berjalan lancar, aman, dan sukses.

Pastikan Kesiapan Personel dan Pelayanan Prima, Subsatgas Propam Polres Karanganyar Gelar Gaktiblin di Pos Pam dan Pos Yan

0

Karanganyar – Dalam rangka memastikan kesiapan personel serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Subsatgas Propam Polres Karanganyar melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) serta pemeriksaan data diri di seluruh Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang berada di wilayah hukum Polres Karanganyar. Senin (24/3/2025).

PS Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Sulis Setyawan, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Propam Ipda Wahyu Guntoro.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi siap operasional, baik dari segi administrasi maupun penampilan,” ujar Iptu Sulis.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan data diri personel, seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), KTP, SIM, serta surat-surat lain yang wajib dimiliki. Selain itu, tim juga memastikan kelengkapan seragam dinas, sikap tampang, dan perlengkapan penunjang operasional lainnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada personel yang kurang dalam hal administrasi atau penampilan. Ini semua demi menjaga profesionalisme Polri dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegas Ipda Wahyu Guntoro saat memimpin kegiatan tersebut.

Iptu Sulis menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh personel agar tetap disiplin dan fokus dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Personel harus selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam Operasi Ketupat Candi 2025 ini,” katanya.

Diharapkan, dengan adanya Gaktiblin ini, seluruh personel Polres Karanganyar dapat menjalankan tugas dengan optimal, tertib, dan profesional. Hal ini sejalan dengan komitmen Polres Karanganyar untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul fitri.

Polres Karanganyar Ungkap Kasus Uang Palsu

Karanganyar, Polres Karanganyar berhasil mengungkap kasus uang palsu yang terjadi di wilayah Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Kasus ini bermula ketika seorang agen BRILink di Kecamatan Kerjo menerima uang tunai sebesar Rp 1.000.000 dari seorang pria yang tidak dikenal.

Setelah melakukan pengecekan, agen BRILink tersebut menyadari bahwa uang tersebut diduga palsu. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karanganyar.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa uang palsu tersebut diperoleh dari seorang pria yang mengendarai mobil Toyota Agya dengan nomor polisi E 1089 DY. Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Tiga orang yang ditangkap adalah TW Als. IWAN Bin MITRO CITRO SUNARSO (37 tahun), I W Als. IKA Binti JUWARNO (29 tahun), dan N Als. NUR Als. NCA Binti EKA DANI CAHYA WIJAYA (25 tahun).

Polisi juga menyita barang bukti berupa uang palsu sebesar Rp 1.000.000, mobil Toyota Agya, dan bukti transaksi agen BRILink.

Kapolres Karanganyar, AKBP Hadi Kristanto melalui PS Kasi Humas Iptu M Sulistyawan Abdillah,  Minggu (23/3/2025) mengatakan, terungkapnya perkara dugaan peredaran uang palsu ini bermula saat para tersangka melakukan transaksi di agen Brilink milik Robiatul Adawiyah beralamat di Sumberejo, Kerjo, Karanganyar.

Menurut Iptu Sulistyawan, saat itu, para tersangka, dengan menggunakan mobil warna putih, melakukan transaksi setor tunai sebesar Rp1 juta. Setelah transaksi, kawanan tersangka langsung meninggalkan lokasi agen  Brilink.

Karena curiga, korban meminta warga lain melakukan pengecekan uang ke kantor BRI Unit Kerjo. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata uang palsu.

“Pada saat pengecekan uang palsu, para tersangka juga berada di Bank BRI yang akan melakukan transaksi. Korban bersama warga langsung melaporkan kepada satpam dan meneruskan ke aparat kepolisian. Ketiga tersangka langsung diamankan ke Mapolres Karanganyar,”ujarnya.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 36 ayat (3) jo pasal 26 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan/atau pasal 55 ayat (1) KUHP. Mereka saat ini ditahan di Rutan Polres Karanganyar.

Operasi Ketupat Candi 2025 : Si Dokes Polres Karanganyar Gelar Pengecekan Kesehatan Personel di Pos Pam Exit Tol Kebakkramat

0

Karanganyar – Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, Subsatgas Dokkes Polres Karanganyar melaksanakan pengecekan kesehatan terhadap personel yang bertugas di Pos Pengamanan (Pos Pam) Exit Tol Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, pada Minggu (23/3/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Dokkes Polres Karanganyar, Penata Nanik Dwi Rahayu, S.Kep., M.H., bersama tim medis dari Si Dokes Polres Karanganyar.

Pengecekan kesehatan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi prima saat menjalankan tugas pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

PS Kasi Humas Polres Karanganyar IPTU Sulis Setyawan menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga kesiapan fisik dan mental anggota yang bertugas di lapangan.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting agar personel dapat menjalankan tugas dengan optimal tanpa kendala kesehatan,” ujar IPTU Sulis.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah (tensi), pemeriksaan kondisi kesehatan umum personel, serta pengecekan stok obat-obatan dan kelengkapan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di Pos Pam.

Selain itu, tim juga melakukan pencatatan administratif dengan mengisi buku kontrol pejabat sebagai dokumentasi kegiatan.

Penata Nanik Dwi Rahayu menambahkan bahwa pemeriksaan rutin ini tidak hanya berfungsi untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada personel tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat selama bertugas.

“Kami ingatkan kepada seluruh anggota untuk tetap menjaga stamina, makan teratur, dan istirahat cukup agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” jelasnya.

Operasi Ketupat Candi 2025 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan keselamatan masyarakat selama periode arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri.

Dengan adanya dukungan dari Satgas Dokkes, diharapkan seluruh personel Polres Karanganyar dapat menjalankan tugas secara maksimal demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.