Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 274

Berikan Rasa Aman Dan Nyaman, Polsek Colomadu Hadir Ditengah Kegiatan Ibadah

0

Polres Karanganyar – Suasana menjelang perayaan hari Natal 2021 dan menyambut Tahun Baru 2022 semakin kental. Hal tersebut nampak pada geliat perekonomian dan juga persiapan kalangan masyarakat tertentu yang dengan antusias mempersiapkan segala hal untuk merayakan Hari Natal 2021 dan menyambut tahun baru 2022.

Demikian juga dalam kegiatan Ibadah Minggu yang dilaksanakan di Gerjea Sabdo Sumunar Kelurahan Tohudan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar. Pada Minggu (5/12/2021) pagi.

Kegiatan yang dihadiri oleh sedikitnya 50 orang jamaat dan dipimpin oleh Pendeta Imanuel tersebut berlangsung dari pukul 07.30 Wib dengan pukul 08.30 Wib dengan mengetengahkan Tema “Yesus Juru Selamat”.

Bhabinkamtibmas desa Tahudan Bripka Dedy tampak hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para jemaat yang sedang melaksanakan Ibadah dengan dibantu oleh beberapa orang pemuda gereja.

“Kehadiran Bhabinkamtibmas selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman, mereka juga kami tugaskan untuk memantau penerapan prokes pada saat kegiatan tersebut.” Terang Kapolsek Colomadu Iptu Imam, S.H., M.H. (humas polres karanganyar)

Polsek Gondangrejo Dan Sat Lantas Polres Karanganyar Datangi Desa Kragan, Ada Apa ?

0

Polres Karanganyar – Akibat sering dijadikan tempat nongkrong dan ajang adu balapan liar, salah satu lokasi dikecamatan gondangrejo akhirnya didatangi pihak kepolisian.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko melalui KBO Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu sebut usai mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Gondangrejo bersama tim Satlantas Polres Karanganyar langsung datang ke lokasi dan bubarkan kerumunan pemuda tersebut.

“Mengendarai sepeda motor knalpot brong yang seringkali nongkrong di sekitar jembatan,” jelasnya Sabtu (4/11) sore.

Setelah dilakukan pendataan, mereka yang kedapatan nongkrong di kawasan tersebut bukanlah warga desa Kragan Kecamatan Gondangrejo. Mereka ada yang berasal dari Kebakkramat, dan Plupuh Sragen.

Dengan dibantu warga sekitar sebanyak 26 kendaraan knalpot bromg ditilang dan dinaikkan ke atas truk dibantu warga sekitar. Selanjutnya dibawa ke kantor Satlantas Polres Karanganyar.

“Ada 26 kendaraan knalpot brong kami amankan dan sudah dibawa ke kantor Satlantas Polres Karanganyar,” lanjutnya.

Selanjutnya bagi pemilik kendaraan tersebut bisa mengambil sepeda motornya setelah membayar tilang sesuai ketentuan sekaligus mengganti knalpotnya sesuai dengan standar.

“Sebelumnya kendaraan harus diganti dengan knalpot sesuai standar,” pungkasnya. (humas polres karanganyar)

Tindaklanjuti Perintah Kapolri “Polri Harus Responsif Terkait Keluhan Masyarakat. Polres Karanganyar Hadir , Pagi, Siang , Malam

0

Karanganyar “Polri  mempermudah akses masyara­kat dan mempercepat respon Polri ketika dibutuhkan ma­syarakat. Diharapkan ke depan masyarakat mendapat pelay­anan Polri semudah memesan pizza, ungkap Kapolri

Puluhan sepeda motor diangkut Satlantas Polres Karanganyar, Jawa Tengah dari Jalan Lawu, Sabtu, (4/12)

Operasi penertiban yang berlangsung sejak pukul 20.00 WIB- selesai  ini berhasil mengamankan puluhan motor. berknalpot berisik  Sebanyak 11 personel Gabungan satlantas dan Samapta terlibat dalam operasi tersebut.

Kasi Humas , Iptu Agung Purwoko Mewakili Kapolres Karanganyar  mengatakan operasi tersebut menindaklanjuti keluhan warga dan menjamin kenyamanan sekitar Jalan Lawu yang selama ini terdengar knalpot berisik yang sangat mengganggu dan belakangan ini. Aktivitas kriminal juga diantisipasi .

“Malam sekitar pukul 20.00 WIB, kami monitor kendaraan berknalpot brong berlalulalang di depan mapolres. Maka hanya jeda waktu 5 menit kami bersama 11 anggota terjun ke sisir jalan lawu dan langsung seketika kami tilang,” ungkapnya,

Menghadapi PPKM Level 3 , Bhabinkamtibmas Desa Nglegok Cek Posko PPKM Mikro

0

Polres Karanganyar – Kanit Binmas juga selaku Bhabinkamtibmas Desa Nglegok Ngargoyoso Aiptu Edhi Herwanto melaksanakan “Wirawiri Kamtibmas”, dengan melakukan pengecekan kesiapan posko PPKM mikro, Jum’at (3/12)

Pengecekan dilakukan untuk mempersiapkan posko menjelang diberlakukan ppkm level 3 yang rencananya dari pemerintah akan memberlakukan mulai tanggal 24 des 2021 s/d 2 januari 2022.

Setelah dilakukan pengecekan sarana dan prasarananya serta kesiapan dari posko, Aiptu Edhi memberikan pembinaan dan penyuluhan “Binluh Kamtibmas”.

” Terimakasih kepada masyarakat yang tetap mematuhi prokes dan yang sudah mengikuti vaksinasi hingga tahap dua”

Tetap jaga kedisiplinan mematuhi prokes guna pencegahan penularan covid 19 , apalagi muncul varian baru yg lebih berbahaya yaitu covid 19 varian omicron

lanjutnya, Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap ancaman benca alam mengingat saat ini adalah musim penghujan dan segera lapor ke Polsek atau Bhabinnya bila dilingkungannya terdapat gangguan kamtibmas, Terang Bhabinkamtibmas Desa Nglegok tersebut.

Dilokasi yang berbeda Kapolsek Ngargoyoso AKP Yuliyanto, SH menyampaikan bahwa saat ini anggota Polsek beserta Bhabinkamtibmasnya memprioritaskan pengecekan posko-posko PPKM mikro guna cek kesiapan menghadapi pemberlakuan PPMK level 3 yang dimulai tanggal 24 des 2021 s/d 2 januari 2022 mendatang, guna mendukung program pemerintah dalam penanganan penyebaran covid-19, pungkasnya.(humasreskra).

Apel Kasatwil, Kapolri Minta Capaian Positif Penanganan Covid Dipertahankan Hingga Kebiasaan Untuk Berbuat Baik

0

BALI – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan beberapa hal penting dalam Apel Kasatwil Polri. Dihadapan personel, Ia meminta agar capaian pengendalian pandemi Covid-19 yang sudah sangat baik terus dipertahankan. Atas hal ini, Kapolri mengapresiasi seluruh kerja keras personel Polri dalam penganganan Covid-19 selama ini.

“Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolri mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh personel Polri baik di Mabes, Polda, maupun di pulau terjauh, terpencil yang telah melaksanakan seluruh kerja kerasnya. Keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan semua. Saya ucapkan makasih dan apresiasi setinggi tingginya,” kata Kapolri saat memberikan pengarahan Apel Kasatwil, Jumat (3/12) malam.

Mantan Kapolda Banten ini menilai, kerja keras yang dilakukan seluruh personel Polri dalam menangani pandemi Covid-19 membuahkan optimisme bangkitnya negara untuk bisa keluar dari hantaman Pandemi.

Disamping itu, lanjutnya, dengan laju Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik maka Indonesia berhasil dan sukses menyelenggarakan sejumlah event nasional seperti PON di Papua, maupun internasional World Superbike di Mandalika, NTB serta
Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali yang sedang berlangsung.

Bahkan, berkat kerja keras bahu membahu tangani Covid-19, Kapolri menekankan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan Presidensi G20 dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika.

“Karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya dorong rekan-rekan terus pertahankan posisi yang diraih berbagai pencapaian dan ucapan apresiasi ke seluruh rekan-rekan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus pertahankan,” ujar Kapolri.

Masih dalam sambutannya, Kapolri menyinggung transformasi menuju Polri Presisi. Terkait hal itu mantan Kabareskrim ini menekankan bahwa hal itu bisa menjadi upaya untuk menjawab tantangan masyarakat yang mengharapkan Polri lebih baik. Disamping itu, transformasi perubahan adalah sebuah keharusan sebagai organisasi modern.

Dari evaluasi pencapaian transisi menuju Polri Presisi, Kapolri melihat kuantitas capaian sudah cukup bagus. Dimana rata-rata di atas 95 persen. Meski secara kuantitas positif, Ia mengharapkan agar kualitas dari program-program yang dibuat serta inovasi yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Karena jargon salam Presisi tidak hanya berhenti sampai disitu. Tapi gimana kemudian salam Presisi betul-betul dirasakan di hati masyarakat,” ucap Sigit.

Oleh sebab itu, dalam kerangka ini Kapolri meminta agar seluruh jajarannya menghindari tindakan-tindakan kontraproduktif yang berdampak kepada organisasi. Untuk itu, lanjut Kapolri, oknum-oknum yang manfaatkan situasi sehingga mencemari dan menciderai, ia mengingatkan agar mereka menghormati komitmen personel lain yang sudah bekerja dengan baik.

“Artinya secara kuantitas turun, namun hanya beberapa peristiwa pelanggaran yang kemudian diviralkan maka kepercayaan publik ke kita langsung turun,” kata Kapolri.

Kapolri mengingatkan sekali lagi, bahwa transformasi perubahan mutlak harus dilakukan dan menjadi arus pikir bersama seluruh personel. Pasalnya, kata dia, Polri sebagai organisasi besar harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan ditengah perkembangan zaman.

Lantas Kapolri mengurai, setiap personel Polri wajib memiliki tiga kompetensi didalamnya, yakni kompetensi teknis, hal ini terkait dengan profesionalisme. Kompetensi leadership yang mumpuni saat memimpin dari satuan terkecil hingga terbesar dan kompetensi etika.

Kapolri tak cukup khawatir dengan dua kompetensi yang ia anggap telah dimiliki seluruh personel. Namun ia menitik beratkan kompetensi etika, yakni bagaimana mengubah kultur budaya organisasi dalam benaknya.

“Yang paling sulit kompetensi etika inilah yang tentunya akan mereka kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” papar Kapolri.

Kapolri sangat yakin, jika dapat mengubah kultur budaya organisasi maka bisa dipastikan Polri akan sangat betul-betul dicintai dan sangat dekat dengan masyarakat.

“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit karena memang gimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organisasi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik. Ini harus dilakukan berulang-ulang,” ujar Kapolri.

Selanjutnya, manajemen metode yang dimana transformasi Polri Presisi untuk mengedepankan pola Pemolisian Prediktif guna mencegah dan menyelesaikan segala permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat. Hal itu juga mengatur soal tugas dengan melakukan pendekatan Pre-emtif, Preventif dan Represif.

“Kedepan tentunya kita juga menginginkan Polri dapat memanfaatkan teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan satu kesatuan big data, contohnya yang dimiliki Kemenkes untuk aplikasi PeduliLindungi. Ini tentunya menjadi sangat baik apabila kita dapat mengelola semua data menjadi satu antara kementerian/lembaga. Sehingga peristiwa di suatu tempat dapat kita baca dan kita lakukan upaya Pre-emtif dan Preventif sebelum kejahatan terjadi. Ini merupakan cita-cita dan harapan kedepan,” kata Kapolri.

Selanjutnya soal manajemen sarana dan prasarana. Dalam hal ini, jajaran Polri diminta untuk terus menyesuaikan lingkungan strategis yang akan dihadapi kedepannya. Dalam hal ini, tentunya harus dipastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan tugas disiapkan guna menghadapi tantangan tugas kedepannya.

Dan keempat adalah manajemen anggaran. Untuk hal ini, Kapolri meminta untuk terus mempertahankan tren positif yang ada dengan cara terus melaksanakan tugas dengan baik dan mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara terhadap Polri.

Masih dalam pengarahannya, Kapolri juga menyinggung soal jiwa kepemimpinan yang harus bisa menjadi teladan bagi seluruh anggotanya. Sehingga, transformasi pengawasan harus terus dilaksanakan kedepannya. Karena itu para Kasatwil, kata Kapolri, harus mau turun ke bawah untuk mengetahui permasalahan dan kesulitan apa yang dihadapi oleh jajarannya.

“Sehingga pada saat kita ambil keputusan atau memberikan perintah, akhirnya perintah tersebut benar. Jadi sangat penting bagaimana saat situasi sulit kita turun ke lapangan. Kemudian kita ambil langkah untuk ambil alih terhadap permasalahan yang ada. Ini menjadi penting,” ujar Kapolri.

Tak hanya itu, menurut Kapolri, pemimpin harus mampu memberikan pemahaman terhadap anggota untuk membiasakan berbuat baik mulai dari hal terkecil. Dengan membiasakan berperilaku positif, hal tersebut akan selalu tertanam dalam mindset sehari-hari. Tentunya itu memiliki dampak untuk perseorangan maupun organisasi.

“Kita tentunya harus kita biasakan lakukan hal-hal yang sifatnya berbuat baik. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya kegiatan menyeberangkan anak-anak kecil, orng tua, dorong mobil. Hal kecil seperti itu,” tutup Kapolri.

Bhayangkari Bersama Polwan Polres Karanganyar Sisir Jalan Bagikan Nasi Kotak

0

Polres Karanganyar – Bersedekah di hari Jumat memiliki keutamaan yang luar biasa dibandingkan dengan hari lain, kali ini Bhayangkari bersama Polwan Polres Karanganyar melakukan kegiatan rutin “Jum’at Berkah” dengan membagikan nasi kotak.

Menjelang waktu sholat Jum’at (3/12), rombongan Bhayangkari bersama Polwan membagikan nasi kotak sebanyak 100 Dus kepada tukang becak, Supeltas yang ada diseputaran di Aulun-alun Karanganyar, saat berhenti di terminal Tegalgede nasi kotak dibagikan kepada Tukang Ojek, Sopir angkutan dan Tukang Parkir di Terminal dan dilanjutkan Islamic Center Karanganyar.

Pelaksanaan kegiatan Jum’at Berkah tersebut dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan disiplin 5M, dengan tujuan sebagai bentuk kepedulian antar sesama yang mengalami situasi sulit di tengah dampak pandemi Covid-19.(humasreskra)

Jumat Berka, Polsek Ngargoyoso Berbagi Kepada Sesama

0

Polres Karanganyar – Berbagi kepada sesama sudah menjadi kewajiban semua manusia apalagi di masa pandemi seperti sekarang, sebagian masyarakat begitu terdampak sekali.

Menyikapi hal ini Kapolsek Ngargoyoso AKP Yulianto SH beserta anggota merasa tergerak untuk ikut berbagi dan memberikan bantuan berupa sembako kepada Pondok Pesantren Yatim Piatu Baitul Jami, di Dukuh Jugo, Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso.

Bantuan yang disalurkan oleh Polsek Ngargoyoso berupa beras 50 kg,1 peti telur, dan 3 dus mie instan.

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu kebutuhan di pondok pesantren tersebut dan semoga menjadi ladang ibadah dan mendapatkan ridho Allah SWT, ” ungkap Kapolsek.

Apel Kasatwil Polri Mantapkan Pengendalian Covid-19 Hingga Persiapan Agenda Kenegaraan

0

Bali – Mabes Polri menggelar Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres. Agenda tersebut membahas sejumlah pemantapan hal, mulai dari persiapan agenda kenegaraan hingga penanganan dan pengendalian Covid-19.

“Polri menggelar apel Kasatwil, ini memang dalam rangka untuk menyatukan persepsi. Kemudian juga mempersiapkan agenda-agenda penting yang harus dilakukan Polri, baik diakhir tahun 2021 ini maupun diawal 2022,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bali, Jumat (3/12).

Dengan suksesnya event nasional dan internasional yang akan digelar di Indonesia, maka hal itu juga akan berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian masyarakat.

Dedi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pengarahannya juga meminta kepada seluruh Kasatwil untuk terus berada di garda terdepan dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19.

Presiden, kata Dedi, juga menekankan persiapan penanganan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencegah dan bentuk antisipasi masuknya varian baru Covid-19, Omicron.

“Kegiatan ini antara lain tadi diharapkan oleh Bapak Presiden, mengingatkan yang pertama tentang penanganan Covid-19. Kita harus berhati-hati menghadapi varian terbaru untuk Covid-19 yaitu Omicron,” ujar Dedi.

Dedi menekankan, kepolisian diminta untuk tetap tidak lengah dan abai dengan kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia, meskipun sudah mengalami penurunan saat ini. Ia menyebut, bersama dengan TNI, Polri akan terus melakukan akselerasi vaksinasi, penguatan 3M, dan 3T serta penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes).

“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai, meskipun saat ini Indonesia diposisi bisa dikatakan cukup baik dalam hal penanganan Covid-19. Kalau kita termasuk salah negara yang sudah menduduki level 1,” tutur Dedi.

Guna mengantisipasi lonjakan pertumbuhan Covid-19 di saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dedi mengatakan, sebagaiman arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri bakal memperkuat pengawasan melalui Posko PPKM Mikro.

“Untuk Nataru kita merujuk pada Inmendagri. Bahwa, semuanya diterapkan regulasi level 3. Polri sudah persiapkan itu, dengan menggelar pos, serta melaksanakan optimalisasi posko PPKM Mikro yangada di tingkat RT/desa itu akan diperketat. Termasuk di lokasi atah daerah yang menjadi tujuan para pemudik. Posko PPKM akan lebih dimaksimalkan,” kata Dedi.

Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada Polri lantaran menggelar lomba mural dan orasi. Yang dimana, hal itu memberikan ruang soal kemerdekaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat.

“Kemudian beliau juga memberikan apresiasi juga, ya khususnya terkait masalah kemerdekaan menyampaikan pendapat. Polri sudah membuka diri, dengan langsung mensosialisasikan, menggelar mural. Dan Polri juga sudah menyiapkan juga kegiatan-kegiatan kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka publik. Antara lain dengan berencana kita menggelar lomba orasi unjuk rasa, ini yang beliau tekankan,” papar Dedi.

Kegiatan Apel Kasatwil tersebut digelar secara Offline dan Online. Adapun peserta yang hadir secara langsung sebanyak 27 PJU Mabes Polri dan 102 personel jajaran Kapolda, Karo Ops dan Dir Intelkam Polda. Sedangkan, yang secara daring, 1.513 jajaran.

Polsek Ngargoyoso Sentuh Langsung Masyarakat Saat Blusukan Kamtibmas

0

Polres Karanganyar – Blusukan Kamtibmas dan woro-woro kebiasaan baru dilakukan Polsek Ngargoyoso sebagai upaya pencegahan penyebaran virus civid-19 serta menciptakan keamanan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Bripka Ari Fajar saat menyambangi Dukuh Jugo Desa Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso pada Jum’at (3/12), mendapati ada beberapa warga yang masih mengindahkan protokol kesehatan.

Adanya masyarakat yang tidak memakai masker menjadikan perhatian dari Bripka Ari , seketika langsung mendatangi sekumpulan warga tersebut.

Himbauan diberikannya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, menjaga pola hidup sehat seperti , selalu menyediakan vitamin c dan jika sedang flu di rumah saja, sediakan hand sanitizer dan tisu basah dimanapun berada, selalu memakai masker, tetap jaga jarak 1-2 meter, sering mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, saat bepergian selalu menggunakan lengan panjang dan membawa peralatan makan/sholat sendiri dan setelah tiba di rumah (setelah bepergian) langsung mandi, say hello saja/tidak berjabat tangan terlebih dahulu, diupayakan menggunakan uang elektronik dalam bertransaksi, menjaga jarak di kendaraan umum serta balita dan lansia di rumah saja.

Apabila terjadi tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya agar melaporkan ke Polsek Ngargoyoso dalam kesempatan pertama, imbuh Bripka Ari Fajar.

Dilokasi yang berbeda Kapolsek Ngargoyoso AKP Yuliyanto menyampaiakan Polsek ngargoyoso bersinergi dengan Koramil dan Satpol PP terus melakukan imbauan kepada masyarakat agar para warga berkenan untuk ikut berpartisipasi dan berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing guna mencegah terjadinya tindak pidana serta gangguan kamtibmas serta menyikapi situasi saat ini terkait masih adanya ancaman penyebaran Virus covid 19 dihimbau kepada para warga masyarakat agar selalu menjaga pola hidup sehat.

Mengingat pertumbuhan perekonomian yang semakin menurun akibat/dampak dari penyebaran covid 19, optimalkan kehadiran Polisi di masyarakat guna mencegah terjadinya tindak pidana yang ada dilingkungan tempat tinggal agar selalu waspada dan menjaga keamanan masing- masing. ( humasreskra )

Ajak Berperan Aktif Jaga Kamtibmas, TNI, Polri, Pemerintah dan Ormas Tingkatkan Sinergitas

0

Polres Karanganyar – Perwakilan Organisasi Masyarakat “Ormas” yang ada di wilayah karanganyar menghadiri acara Sosialisasi Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan Kab. Karanganyar Tahun 2022 dengan tema “Peran Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menjaga Kondusifitas Daerah” di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (2/12).

Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik “Kesbangpol” Kabupaten Karanganyar dengan peserta dari perwakilan Organisasi Masyarakat di Kabupaten Karanganyar  yang terdaftar di Kesbangpol, serta dihadiri dan sebagai narasumber Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono MM, Kasat Intel Polres Karanganyar, AKP Teguh Sujadi, S.Sos., MH,  Kasdim 0727 Karanganyar, Mayor Inf Sudarmin , Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kab. Karanganyar Gayus Kemal, SH dan Kepala Kesbangpol Kab. Karanganyar, Bambang Sutarmanto, S.Sos., M.M.

Pada kesempatan penyampaian materi Kasat Intel Polres Karanganyar, AKP Teguh Sujadi, Mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla menyampaikan, Ormas sangat berperan dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di masyarakat umum, Ormas atau Organisasi masyarakat adalah organisasi yang didirikan dan di bentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspriasi, kehendak, kebutuhan, kepentingan, dan kegiatan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan NKRI yang berdasarkan pancasila

Adanya Ormas bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat, memberikan yanmas, menjaga nilai agama dam kepercayaan terhadap Tuhan YME, Keberadaan ormas pada dasarnya bertujuan intuk menjaga dan memelihara serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa ormas dan LSM merupakan perwujudan dari berlangsungnya masyarakat sipil yang berfungsi membela menjembatani mempejuangkan dan kepentingan rakyat

Dengan adanya Sinergitas Polri dengan ormas dapat menyatukam visi misi dan tujuan guna terciptanya komitmen bersama dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif, dalam membentuk cipta kondisi kamtibmas, bukam menjadi tanggung jawab aparat (TNI dan Polri) saja, namun perlu peran serta seluruh komponen masyarakat didalamnya, terang AKP Teguh

“ Terbentuknya kerukunan dan kebersamaan di tengah keragaman kondisi masyarakat, dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif” pungkasnya (humasreskra)