Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 294

Kakek 74 Tahun Ditahan Karena Bacok Pencuri. Ini Klarifikasi Kapolres Demak

0

DEMAK – Beredarnya berita di sejumlah media tentang kakek Kasminto (74) yang ditahan karena disangkakan melakukan penganiayaan pada seorang pelaku pencurian di kolam ikan yang dijaganya, diluruskan oleh Polres Demak.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono dalam konferensi pers memberikan klarifikasi tentang duduk perkara yang sebenarnya, Rabu (13/10).

“Kejadian bermula pada tanggal 7 September, dimana warga menemukan seorang pemuda di pinggiran jalan. Pemuda itu mengalami luka bacok pada lengan sebelah kiri dan leher sebelah kanan,” ungkap Kapolres.

Setelah dibawa ke puskesmas, lanjut Kapolres, warga melaporkan kejadian tersebut ke Polres Demak dan petugas mulai melakukan penyelidikan.

Setelah kondisi korban membaik, polisi melakukan wawancara dan memeriksa sejumlah saksi atas kejadian tersebut.

Selanjutnya, polisi menemui kakek Kasminto dan membawanya ke Mapolres untuk dimintai keterangan.

“Kasus tersebut resmi dilaporkan oleh korban pada tanggal 8 September 2021. Jadi, memang benar Polres Demak menangani kasus penganiayaan tersebut dan saat ini sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” ungkap Kapolres.

Kapolres menambahkan, kasus penganiayaan yang menjerat kakek Kasminto itu saat ini statusnya sudah P-21 di tingkat kejaksaan. Adapun kasus pencurian ikan baru dilaporkan oleh pemilik lahan atas nama Suhadak bin alm Subadi pada tanggal 11 Oktober 2021. Kasus tersebut saat ini tengah serius ditangani Satreskrim Polres Demak.

“Sekarang kasus pencurian sudah ditangani Satreskrim Polres Demak. Selanjutnya, kita lakukan langkah penyidikan sehingga menjadi terang apa yang dilakukan oleh pelaku tersebut,” tandas Kapolres.

Kapolres menggaris bawahi bahwa penanganan dua kasus tersebut telah dilaksanakan secara profesional dan prosedural oleh Polres Demak. Kapolres menghimbau agar masyarakat bijak menyikapi sebuah berita dan dapat menilai permasalahan yang ada secara proporsional. (Humas Polda Jateng).

Dua Orang Meninggal Dalam Kecelakaan Di Dua Lokasi

0

KARANGANYAR – Dua orang warga Karanganyar,  meninggal dunia akibat kecelakaan di dua lokasi terpisah, yakni wilayah Tawangmangu dan Jatipuro, Selasa (12/10).

Diketahui salah seorang korban kecelakaan adalah Karno (53) warga Jatipuro, Karanganyar, yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di Kecamatan Jumapolo. Dia terlibat kecelakaan di jalan Jatipuro – Klerong, tepatnya di depan SPBU Kendal Desa Jatipuro, Jatipuro.

Karno yang menjabat sebagai Kasi Trantib Kecamatan Jumapolo ini terlibat kecelakaan dengan Yusuf Maulana (19) warga Jatisawit, Jatiyoso, Karanganyar. Karno meninggal dunia setelah sempat sebelumnya dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, semula sepeda motor Honda Supra yang dikendarai oleh Yusuf Maulana berjalan dari arah timur (Jatipuro) menuju arah barat (desa klerong). Kemudian sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Karno berjalan dari arah selatan (SPBU) menuju arah timur (Jatipuro). Saat itu pengendara Vario hendak menyeberang jalan kearah utara, karena jarak terlalu dekat pengendara vario tersebut tertabrak pengendara honda supra yang saat itu berjalan dari arah timur (jatipuro),” kata Kanit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Sukarno Yudo, mewakili Kasat Lantas AKP Sarwoko dan Kapolres Karanganyar AKBP Much Syafi Maulla.

Sementara itu, kecelakaan maut juga terjadi di jalan Tawangmangu – Matesih, tepatnya di Dusun Boma, Nglebak, Tawangmangu Selasa (12/10) sore. Partiyem, (48), warga Genengan Jumantono, yang saat itu mengendarai sepeda motor Honda Beat Nopol AD 4678 AF meninggal dunia setelah tertabrak mobil Honda Brio Nopol AB 1311 RF yang dikemudikan oleh warga Jogyakarta yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek setempat.

Kecelakaan terjadi saat pengendara Mobil Honda Brio yang melaju dari arah Tawangmangu menuju Matesih, tidak bisa mengendalikan mobil lantaran mengalami masalah pada rem mobil. Pengemudi mobil akhirnya menabrak korban yang saat itu berjalan di depannya.

“Pengendara motor jatuh ke kiri, dan kemudian pengemudi mobil oleng ke kanan, terjun ke pekarangan warga. Korban meninggal dunia saat mendapatkan perawatan di RSDM. Sebelumnya korban tersebut sempat dibawa ke puskesmas Tawangmangu,” papar Ipda Sukarno Yudo. (humaskra)

Pihak Kepolisian Masih Memeriksa Sejumlah Saksi Dan Barang Bukti Terkait Korban Tersengat Aliran Listrik Di Jaten

0

KARANGANYAR – Pekerja bangunan asal Kayuapak, Tasikmadu, Karanganyar, Rudiyanto, 34, Selasa (12/10) siang harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta akibat tersengat listrik saat hendak mengganti atap PT. Hardo solo plast, JL.Solo- Sragen KM 8 Desa Jetis Kecamatan Jaten Kab. karanganyar.

Kapolres Karanganyar AKBP Much Syafi Maulla, melalui Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko, mengatakan, dari laporan yang diterima dari Polsek Jaten, kejadian yang menimpa Rudyanto tersebut berawal saat korban sekitar pukul 13.30 WIB bersama dengan temannya berniat untuk mengganti atap seng pada bangunan perusahaan tersebut.

Saat berupaya mengganti atap, atap seng bekas yang dia pegang tertiup angin dan mengenai kabel listrik dengan tegangan tinggi. Seketika korban langsung terpental dan jatuh dari atap. Melihat hal ini, beberapa teman korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat, selanjutnya korban dibawa ke IGD RS.Moewardi Surakarta untuk mendapatkan penanganan medis
Rudyanto mengalami luka bakar mulai dari kaki sampai dengan tubuhnya kurang lebih 51 % pada bagian tubuhnya akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi.

Saat ini dari kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan sebelumnya telah mendatangi lokasi kejadian, barang bukti yang kami amankan yakni satu lembar seng yang sebelumnya diduga penyebab dari adanya kecelakaan kerja dan saat ini korban sedang menjalani perawatan di IGD RS Moewardi Surakarta. (Humasreskra).

Pergantian Tim Jaga Polsek Jaten Berjalan Dengan Lancar Tanpa Adanya Kejadian Penting

0

Polres Karanganyar – Serah terima jaga dilakukan setiap 1×12 jam sekali pada tiap-tiap polsek. Kegiatan tersebut merupakan pergantian tim regu penjagaan lama dengan tim regu penjagaan baru.

Kanit Shabara Aiptu Joko WS memimpin langsung pergantian tim penjagaan di Polsek Jaten pagi tadi. Rabu (13/10).

Dilaporkan dalam apel pagi pergantian tim penjagaan penyerahan barang inventaris seperti senjata, bigbond dan kuda dalam keadaan baik, serta dengan 11 tahanan yang berada dalam sel tahanan polsek.

Tim penjagaan berjumlah 6 personil dari 3 personil sabhara, 2 personil bhabinkamtibmas dan 1 personil reskrim.

“tim penjaga lama bertugas dengan baik tanpa adanya tindak kejahatan kriminal, laka lantas dan kejadian penting lainnya” Pangkas AKP Yuni Marsianto SH

Penurunan Tingkat Penyebaran Covid-19 Di Wilayah Kecamatan Jaten

0

Polres Karanganyar –  Sosialisasi ppkm level 2 terus ditingkatkan oleh pihak kepolisian di Kabupaten Karanganyar.

Penurunan level ppkm tidak boleh membuat masyarakat menjadi lengah terhadap penyebaran covid-19 yang masih terjadi.

Aiptu Mujiono dan Bripka Lilik siang ini melakukan giat patroli siang hari di wilayah Jaten Karaganyar. Selasa (12/10).

Pihak kepolisian melakukan woro-woro terkait kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol Kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak criminal 3C (curat, curas, curanmor) dan tindal kejahatan lainya.

Pemanjat Tower Telekomunikasi Di Kerjo Berhasil Dievakuasi

0

Karanganyar – Evakuasi dilakukan Polsek Kerjo dibantu BPBD, PMI , Basarnas dan relawan terhadap Seorang laki-laki yang memanjat Tower Telekomunikasi di Dukuh Kesongo Rt.01/04 Desa Gempolan Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar, Senin (11/10/21) dari jam 18.00 s/d 21.00 Wib.

 

Awalnya  kejadian tersebut diketahui oleh saat saksi  Sri Suyatni sedang menyirami tanaman sayur dibelakang rumah , melihat seorang laki-laki tersebut sudah memanjat tower telekomunikasi yang terletak disebelah selatan rumahnya  dan mulai  memanjat tower dengan ketinggian  kurang lebih 5 Meter , saksi berusaha membujuknya agar turun namun tidak dihiraukan  selanjutnya memberitahu warga lainnya , korban berhenti pada ketinggian kurang lebih 50 meter

 

Kapolsek Kerjo AKP Murtiyoko menjelaskan kejadian tersebut dilakukan oleh seorang laki-laki yang bernama Candra karena mengalami depresi lantaran hubungan asmaranya dengan sang pacar tidak mendapatkan restu dari orang tua si gadis.

 

Upaya yang sudah dilakukan dengan  membujuk sdr Candra agar segera turun, hal tersebut dilakukan oleh Polri relawan bahkan memanggil keluarganya dan pacar untuk membantu membujuk agar mau  namun korban tidak mau turun, karena tidak berhasil dibujuk  selanjutnya sekira jam 20.15 Wib  BPBD dan relawan melakukan pemanjatan tower untuk menyelamatkan korban dan pada jam 21.11 Wib Korban berhasil diturunkan dengan selamat . (Humasreskra)

Satlantas Polres Karanganyar, Tinggal Menunggu Instruksi Bupati Sistem Ganjil Genap Bagi Wisatawan Ke Kabupaten Karanganyar Diberlakukan

0

Karanganyar – Sebagai wujud keseriusan Satuan Lalu – lintas Polres Karanganyar Polda Jateng dalam penerapan Ganjil Genap bagi pengunjung wisatawan di Kab Karanganyar dalam masa PPKM Level II, dilakukan rapat kordinasi dengan jajaran pemerintah  diruang Sekda Kabupaten Karanganyar, Senin (11/10/21).

 

Rapat tersebut dihadiri Zulfikar Hasith SH MH Kabag Hukum Pemda Kab Karanganyar, Bambang Prasetyo SE Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Umum,  Muladi SE Staf Lalu lintas Dishub Kab. Karangannyar, AKP Sarwoko, S.H., M.H. Kasat Lantas Polres Karanganyar beserta Ipda Anggoro Kaur Bin Ops Sat Lantas.

 

Dari pemkab siap untuk memberikan Payung Hukum berupa Intruksi Bupati, Namun pelaksanaannya silakan dimatangkan dulu oleh Pihak Satlantas Polres Karanganyar dan Dishub berupa rapat intern dan cek lapangan ,tutut AKP Sarwoko Kasatlantas Polres Karanganyar

 

Selama ini Satlantas Kabupaten Karangayar telah memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan wisata khususnya Jalur Tawangmangu – Cemoro Sewu dan Ngargoyoso

AKP Sarwoko menambahkan, dari Satlantas akan mempelajari skema ganjil genap yang sudah diterapkan di beberapa wilayah yang telah lebih dahulu menerapkannya, disamping mengurangi kepdatan lalu -lintas kegiatan penerapan ganjil genap bertujuan untuk mengurangi kepadatan pengunjung di obyek wisata Tawangmangu dan Ngargoyoso sehingga tidak terjadi Cluster baru di Kab Karanganyar kususnya dari sector wisata. (Humasreskra).

Hashtag Program Satu Juta Mangrove Sudah Trending Nasional di Hari Minggu

0

SEMARANG – Gagasan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, untuk menanam satu juta mangrove melalui program Polda Jateng Mageri Segoro ternyata menjadi trending Twitter pada Minggu (10/10) siang.

Uniknya, posisi trending ini berdampingan dengan Polda Jateng Cegah Abrasi yang menduduki posisi kedua.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan dirinya mengetahui topik #Program1JutaMangrove menjadi trending nasional setelah ada rekannya yang menelepon.

“Seorang penggiat Twitter mengontak saya, katanya hashtag Program Satu Juta Mangrove jadi trending nasional. Di posisi kedua ada hashtag Polda Jateng Cegah Abrasi,” ungkap Kabidhumas.

Berdasarkan data, diketahui pada Minggu (10/10) pukul 13.45 WIB, hashtag Program 1 Juta Mangrove menduduki The Most Popular Tweets Indonesia Trends. Hal yang sama juga berlangsung pada pukul 14.00 WIB.

Puncaknya, pada pukul 14.15 WIB hashtag Program 1 Juta Mangrove menjadi Top Trending Topic Indonesia. Sedangkan hashtag Polda Jateng Cegah Abrasi menjadi Top-2 Trending Topic Indonesia.

“Hashtag Program 1 Juta Mangrove memperoleh 6.455 results, 5.316 Engagement dan 1389 Postingan. Sedangkan hashtag Polda Jateng Cegah Abrasi memperoleh 6.271 Results, 5.316 Engagement , 1389 dan Postingan,” rinci Kombes M Iqbal.

Terkait trending Twitter tersebut, M Iqbal menegaskan hal ini menjadi salah satu tolok ukur bahwa program Polda Jateng Mageri Segoro mendapat respon positif dari publik.

“Bukan hanya di lingkungan Polri sendiri, tapi juga masyarakat pengguna Twitter,” tambahnya.

Lebih lanjut Kombes M Iqbal menuturkan isu lingkungan hidup di sekitar pantai saat ini menjadi tren tersendiri.

Masalah penurunan tanah dan abrasi pantai, saat ini menjadi isu global yang mengancam kelangsungan ekosistem laut dan pantai termasuk pemukiman manusia.

“Sehingga wajar bila ada instansi atau organisasi yang menggaungkan kegiatan penyelamatan lingkungan seperti Polda Jateng Mageri Segoro ini, akan mendapat tanggapan masif dari masyarakat saat di share di media sosial,” tegasnya.

Kabidhumas berharap, upaya Polda Jateng untuk melestarikan lingkungan pantai ini mendapat dukungan dari masyarakat luas sehingga tujuan program Polda Jateng Mageri Segoro betul-betul tercapai.

“Tujuan kita adalah menahan laju abrasi pantai, menghidupkan kembali ekosistem pesisir dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian kawasan bahari. Tidak lupa, kami ingin memberdayakan ekonomi masyarakat pesisir dan membantu kesulitan mereka akibat pandemi covid 19,” tambahnya.

Program Polda Jateng Mageri Segoro sendiri, rencana akan diresmikan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi pada Selasa (12/10) pagi. Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Bendono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. (Humas Polda Jateng).

Sedang Dikaji, Ganjil Genap Jalur Wisata Karanganyar

0

Karanganyar – Satlantas Polres Karanganyar, Jawa Tengah akan membahas mengenai penerapan ganjil genap di kawasan wisata Lawu. Pengalihan jalur kendaraan bermotor di kawasan tersebut dinilai belum efektif mengatasi kemacetan lalu lintas terutama pada akhir pekan.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko mengatakan penerapan ganjil genap sedang dikaji dengan stakeholder dari pemerintah daerah dan instansi lainnya. Menurutnya, itu merupakan opsi efektif mengurai kemacetan lalu lintas di jalur menuju Jenawi, Ngargoyoso dan Tawangmangu. Kemacetan di kawasan wisata Tawangmangu sering kali terlihat pada saat memasuki akhir pekan. Terlebih lagi saat ini wilayah Kabupaten Karanganyar sudah menyandang status PPKM level 2.

Mendasari Instruksi Bupati (Inbup) Karanganyar Nomor 180/38 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Corona, tertuang dalam poin K nomor 4. Dalam intruksi tersebut dijelaskan bahwa penerapan ganjil genap di sepanjang jalan menuju dan dari lokasi wisata akan diberlakukan setiap Jumat pukul 12.00 WIB sampai dengan Minggu pukul 18.00 WIB. Selama ini Satlantas Kabupaten Karangayar telah memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di kawasan wisata Tawangmangu.

Namun dibutuhkan langkah akselerasi seperti penerapan ganjil genap yang memperbolehkan kendaraan yang melintas hanya berpelat nomor ganjil atau genap. Selain koordinasi, Kasat Lantas juga akan mempelajari skema ganjil genap yang sudah diterapkan di beberapa wilayah yang telah lebih dahulu menerapkannya. Seperti kawasan Puncak Bogor maupun Banyumas, Jawa Tengah. (humaskra)

Polwan Polres Karanganyar Turun Lakukan Operasi Yustisi

0

Karanganyar – Selama masa pandemi karena Corona Virus-19, Polres karanganyar tidak pernah lelah melaksanakan kegiatan kepolisian yaitu operasi yustisi. salah satu elemen penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut adalah pelibatan peleton polwan Polres Karanganyar.

Perwira Senior Polwan Polres Karanganyar Kompol Suparmi, mengatakan, resimen esti bhakti warabsari merupakan salah satu unsur dalam linkungan kepolisian, di Polres Karanganyar sendiri memiliki lima puluh orang anggota polwan yang tersebar diberbagai tugas fungsi dan polsek. dalam kegiatannya, para polwan tersebut digabungkan dalam peleton siaga polres Karanganyar.

Menurut Suparmi, pembagian tugas dan penanggung jawab hasil kegiatan dalam operasi yustisi tersebut adalah perwira pengawas yang berdinas pada saat itu. “dalam hal operasi yustisi, peleton polwan selalu dilibatkan dengan patokan disesuaikan dengan jadwal siaga masing-masing personil.” kata suparmi.

Seperti nampak pada kegiatan operasi yustisi yang dilaksanakan hari minggu malam (10/10), sejumlah personil polisi wanita melakukan kegiatan himbauan dan pembagian masker kepada sejumlah pengunjung taman pancasila karanganyar. (humaskra)