Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 325

Sampaikan Amanat Kapolri, Kapolda Jateng Tutup Diktuk Bintara Polri 2020/2021

0

Jawa Tengah – Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Ahmad Luthfi memimpin upacara penutupan Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri tahun 2020/2021 di Lapangan Pengayom SPN, Senin (28/6/2021).

Pada kesempatan itu, Kapolda menyampaikan langsung amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada 457 siswa yang resmi dilantik.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya selaku pimpinan Polri, mengucapkan selamat kepada para Bintara Remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2020/2021, yang pada hari ini secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua,” kata Luthfi saat membacakan amanat Kapolri.

Menurut Luthfi, dengan dilantiknya ratusan siswa tersebut, saat ini, Polri telah menambah personel golongan pangkat Bintara sebanyak 11.198 orang, yang terdiri dari 10.638 polisi laki laki dan 560 polisi wanita.

“Hal ini tentunya menjadi suatu kekuatan strategis untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal,” ujar Luthfi.

Diharapkan, kata Luthfi, dengan bertambahnya jumlah personel, penyebaran pelayanan publik dan kehadiran polisi bisa semakin dirasakan serta dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Ia berpesan kepada, Bintara tersebut untuk selalu menjalankan tugasnya dengan baik dan menjaga segala sikap, tutur kata dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat. Mengingat, personel yang baru dilantik ini adalah garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan publik.

“Kehadiran saudara akan menjadi cerminan layanan Polri secara keseluruhan. Saya berharap saudara mampu merubah wajah Polri menjadi Polri yang memenuhi harapan masyarakat, Polri yang memenuhi harapan rakyat dengan berorientasi kepada kepentingan masyarakat, berbasis pada hukum yang berkeadilan, menghormati hak asasi manusia serta mengawal proses demokrasi,” ucap Luthfi.

Sebab itu, Luthfi menekankan, dalam menjalankan tugas, personel harus selalu bertakwa kepada Tuhan YME, berpegang teguh nilai Tribrata dan Catur Prasetya, memahami tugas, menegakan supremasi hukum dan menjalin persaudaraan dengan Pemerintah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes M. Iqbal Al-Qudusy mengungkapkan bahwa, selama menjalani pendidikan dan pembentukan, para Bintara ini dididik untuk menjadi personel kepolisian yang memiliki integritas dan karakter saat menjalankan tugasnya.

“Membentuk Bintara Polri yang berkarakter Kebhayangkaraan, sehat jasmani dan rohani, profesional, serta berintegritas dalam pelaksanaan tugas Polri,” ujar Iqbal.

Iqbal juga berpesan kepada Bintara yang baru dilantik untuk segera menjalankan tugasnya dengan baik. Terutama dalam menghadapi Pandemi Covid-19 atau virus corona saat ini.

“Para Bintara ini harus segera mengimplementasikan seluruh ilmu yang didapatkan ketika mengenyam bangku pendidikan. Terutama membantu masyarakat untuk menghadapi Pandemi virus corona saat ini,” tutup Iqbal.

Polri Dirikan Gerai Vaksin Presisi di Polres-Polsek, Gratis dan Tanpa Syarat KTP Domisili

0

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran di Polda, Polres dan Polsek untuk membuka gerai vaksin Presisi guna memfasilitasi masyarakat yang belum disuntik vaksin Covid-19 atau virus corona.

“Polri mendirikan gerai vaksin Presisi seluruh Polda, Polres, Polsek di Indonesia. Gerai vaksin Presisi akan melayani masyarakat yang belum vaksin,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (28/6/2021).

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, gerai Presisi tersebut tidak dipungut biaya atau gratis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Gerai vaksin Presisi sendiri sudah dimulai di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Klinik Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Polres Metro Tangerang, Mall CGV Tangerang, Polres Metro Kota Bekasi dengan sembilan Polsek dibawahnya, dan Polsek Tebet. Sementara, Polda, Polres dan Polsek lain bakal segera mengaktifkan gerai tersebut.

Selain itu, kata Sigit, gerai vaksin Presisi juga berlaku untuk seluruh elemen masyarakat tanpa syarat domisili. Dengan kata lain, warga yang beralamat dimanapun di KTP dipersilakan datang ke kantor polisi terdekat.

“Masyarakat silakan datang yang belum vaksin cukup bawa KTP saja. KTP se-Indonesia,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Menurut Sigit, gerai Presisi didirikan sebagai upaya mempertahankan kemampuan vaksinasi satu hari sejuta demi terwujudnya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus SARS-CoV-2 tersebut.

Polri sendiri telah mewujudkan program sehari satu juta vaksin pada 26 Juni 2021 lalu. Hal itu sesuai dengan tema Hari Bhayangkara ke-75, yakni, ‘Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju’.

“Gerai vaksin Presisi ini, sebagai upaya Polri dalam pertahankan kemampuan vaksinasi 1 juta perhari,” ucap Sigit.

Pada tanggal 26 Juni 2021 lalu, dalam Dashboard Highlight yang dimiliki Polri sebagai bentuk keterbukaan, tercatat 1.285.460 orang telah disuntik vaksin.

Hari Bhayangkara, Polres Karanganyar Gelar Vaksin Massal

0

Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara yang ke-75, Polres Karanganyar menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal. Salah satu lokasi yang digunakan vaksinasi yakni di GOR RM Said dan GOR Nyai Ageng Karang. Kapolres Karanganyar AKBP Muhammad Syafii mengatakan dari pantuan langsung pelaksanaan berlangsung lancar dan sukses.”Kami berterima kasih atas respon masyarakat Karanganyar terhadap vaksinasi ini,” tandasnya kepada Humas Polres Karanganyar, Sabtu (26/6/2021). Adapun terkait keterbatasan jumlah vaksin yang hanya 4.000 dosis, Kapolres meminta warga yang terpaksa belum bisa mendapatkan vaksin untuk bersabar. katanya, Sabtu (26/6).

Empat ribu dosis vaksin Covid-19 disiapkan Polres Karanganyar untuk suntikan massal dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75, Sementara untuk wilayah kecamatan, vaksinasi dilakukan di puskesmas masing-masing.

“Program percepatan ini baru pertama dilakukan. Menjadi program percontohan, yang ke depan semoga bisa dilaksanakan lagi,” imbuhnya.

“Kami mengantisipasi  Kami mencegah jangan sampai terjadi kerumunan,” tandasnya

Presiden Pimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 Secara Virtual

0

Karanganyar – Jawa Tengah, Tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahir PANCASILA, bertempat di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar Jl. Lawu No. 85 Cerbonan Kec/Kab. Karanganyar telah di laksanakan Upacara secara Virtual dalam Rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 dari Gedung Pancasila Jakarta, selaku Inspektur Upacara Presiden RI Ir. Joko Widodo, Selasa (1/6).

Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpesan agar peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni harus dimanfaatkan untuk mengkokohnya nilai-nilai pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang republik ini berdiri namun tantangan yang dihadapi pancasila tidaklah semakin ringan, globalisasi dan interaksi antarbelahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan,” ungkapnya dikutip dari Amanat inspektur upacara .

Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi’ Maulla  menerangkan, upacara akan di gelar pukul 07.40 s.d 08.30 Wib pagi, untuk mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila . Kapolres sendiri bakal mengikuti upacara secara virtual bergabung dengan rombongan forum komunikasi pimpinan daerah kabupaten Karanganyar 

Cegah Cluster Pariwisata, Kapolres Karanganyar Gelar Patroli di Tawangmangu

0

Karanganyar – Jawa Tengah  – Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan wisatawan Personil Polres Karanganyar dipimpin langsung AKBP Muchammad Syafi’ Maulla  meningkatkan patroli kewilayahan dengan pemantauan kawasan obyek wisata di Tawangmangu. Saat itu pemantauan dilaksanakan kawasan Cemoro Kandang. Sabtu (29/5).

Kunjungan wisatawan yang melaksanakan liburan baik lokal dan wisatawan luar daerah yang melaksanakan piknik. Penerapan protap kesehatan pun dilaksanakan seperti wisatawan wajib mencuci tangan ditempat yang telah disediakan maupun mempergunakan Hand Sanityzer yang telah dibawa dan menggunakan masker.Personil Polres Karanganyar tetap menghimbau baik kepada warga sekitarnya dan pelaku wisata selalu disiplin protap kesehatan dalam mencegah Covid-19 klaster tempat wisata.

Dalam Kesempatan ini AKBP Muchammad Syafi’ menyampaikan dan beri dukungan logistik kepada pos pantau cemoro kandang, Agar kesiapsiagaan semua anggota dalam melaksanakan pengamanan di pos penyekatan Cemara Kandang ini selalu diperhatikan dan perlu diantisipasi adanya pengunjung maupun wisatawan dari luar wilayah Karanganyar.

Polres Karanganyar selalu koordinasi dengan Satgas Covid-19,  perketat 1 minggu ini kedisiplinan prokes, bila ada kerumunan bubarkan.

11.700 Kendaraan Yang Diputar Balik Selama OPS Ketupat Candi 2021 di H+9

0

GROBOGAN – Memasuki hari kesembilan penyekatan Pospam Terpadu yang di lakasanakan di 14 titik di daerah perbatasan masuk Jawa Tengah. Polda Jateng sudah memutar balikkan kendaraan sebanyak 39.494 ribu kendaraan. Hal ini diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, di Pos Pam Jalan Gajah mada – Simpang lima kota Purwodadi Kabupaten Grobogan, Sabtu Pagi, (15/5/21).

Hadi dalam kegiatan Kapolda Jateng tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Jateng Kombes Pol Rudy Syafirudin, Karo log kombes bambang Ricky Sido Arto, SE., Kabid humas kombes Iskandar Fitriana Sutisna, SIK, M.si., Kapolres Grobogan AKBP jury leonard siahaan, SIK, MH., Dandim 0717 Purwodadi Grobogan, Letkol (Inf) Asman Mokoginta dan Bupati Grobogan sri sumarni SH, MM, serta Pejabat utama Polda Jateng.

Disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, selama kegiatan penyekatan yang di lakukan Jajaran Polda Jateng hingga hari ke sembilan ini, Polda Jateng telah melakukan Putar balik kendaraan dari luar daerah menuju Jawa Tengah.

“Di hari kesembilan ini, Kita sudah melakukan putar balik kendaraan yang akan masuk ke Jawa Tengah, dan hal ini akan kita lakukan tersi hingga kegeiatan ini berakhir,” terang Luthfi.

Dijelaskan Kapolda, adapun jumlah kendaraan yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 39.494 ribu kendaraan. dari jumlah tersebut terbagi di 14 titik Pps PAM Penyekatan yang ada di perbatasan Jawa Tengah.

Untuk kendaraan yang di putarbalikan dari Jawa barat ke Jawa Tengah, Lanjut Kapolda Jateng, ada 11.700 kendaraan, dan Dari Jawa Timur ke Jawa Tengah sebanyak 6000 kendaraan, sedangkan dari DIY ke Jateng sebanyak 4000 kendaraan.

“Alhamdulilah sampai hari ini, kita bisa memutar balikan kendaraan dari luar daerah. Mulai hari ini tidak ada lagi penyekatan arus mudik di 14 pos pam dan hari ini prioritas penanganan arus balik,” ungkapnya.

Kapolda Jateng juga memgingatkan kepada pengendara yang akan balik, wajib melengkapi surat swab dan SIKM dengan mendowload.

Terkait ledakan petasan yang mengakibatkan 4 orang meninggal dan 4 orang lainnya luka luka. Kapolda Jateng mengungkapkan, kasus tersebut sudah diambil alih Polda Jateng.

“Kita masih kejar penjual serbuk petasan yang dikirim korban melalui online. Kalau sudah ada perkembangan akan kita sampaikan,” pungkasnya. ( Saibumi )

Polwan Cantik Polres Karanganyar , Diterjunkan Tingkatkan Disiplin Wisatawan Lokal Karanganyar

0

Polres Karanganyar mengerahkan Polwan untuk membagikan masker di sejumlah objek wisata di kawasan timur kabupaten Karanganyar. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid-19 dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan kepada wisatawan.

Kasubag Humas, Iptu Agung Purwoko memberikan informasi, dalam libur panjang akhir pekan ini, pihaknya menyediakan 1.000 masker untuk dibagikan kepada wisatawan yang lupa tidak mengenakan masker.

“Untuk hari ini Satgas Pariwisata melakukan pembagian masker sebanyak 1.000 bagi pengunjung tempat-tempat wisata, khususnya di Tawangmangu dan Ngargoyoso. Jadi target kami adalah yang tidak pakai masker, dan yang maskernya tidak sesuai standar,” tutur Agung, di Rancabali, Sabtu (15/05/2021).

Pembagian masker akan terus dilakukan selama masa Operasi Ketupat Candi 2021.

Petugas kepolisian menghimbau bagi masyarakat yang hendak berwisata di libur panjang kali ini, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M yang sudah dianjurkan oleh pemerintah, agar bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 di objek wisata.

Warsono , wisatawan Lokal mengatakan bagi-bagi masker yang dilakukan oleh Polisi dengan mengerahkan Polwan sangat baik terlebih saat masa Pandemi seperti sekarang.

“Menurut saya ini bagus, biar orang-orang mencegah covid-19, apalagi saat libur panjang seperti begini ya, jadinya kita juga antisipasi apalagi yang bawa anak,” tutur Ira.

Terlebih yang membagikan masker adalah Polwan berparas cantik, sehingga pengunjung menjadi lebih simpatik dan tidak merasa takut ketika ditegur.

Demi Menjaga Warga Dari Penyebaran Wabah Covid 19, 8 Mobil Diputar Balik

0

Terobos Pos Penyekatan Cemoro Kandang, Delapan Mobil Terpaksa Diputar Balik

KARANGANYAR – Sebanyak delapan mobil yang nekat hendak masuk ke wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur terpaksa diputar balik saat melintas di posko penyekatan Cemoro Kandang, Tawangmangu, Karanganyar.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko mengatakan sejak pemberlakuan penyekatan larangan mudik, sebanyak 32 kendaraan roda empat, yang melintas di posko penyekatan Cemoro Kandang, terpaksa diberhentikan.

Dari pemeriksaan, 24 kendaraan di persilahkan melanjutkan perjalanan menuju ke Jawa Timur. Sedangkan delapan kendaraan terpaksa diputar balik dikarenakan tidak membawa surat-surat kelengkapan seperti Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) yang disesuaikan dengan kebutuhan, KTP pemohon, surat keterangan sesuai kebutuhan (dari rumah sakit bila sakit, keterangan hamil, dan sebagainya).

Surat hasil negatif dan pengetesan PCR atau swab antigen maupun GeNose yang sampelnya diambil dalam kurun waktu paling lama 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“Delapan kendaraan yang terpaksa diputar balik itu dikarenakan selain tidak jelas tujuannya, juga tidak membawa kelengkapan yang telah diterapkan,”papar Kasatlantas saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Kamis (6/5/2021).

Diakui oleh Sarwoko, banyak pengendara yang terjaring di penyekatan, bersikukuh nekat tetap ingin melanjutkan perjalanannya. Namun, pihaknya memberikan edukasi pada pengendara yang ngeyele dan tetap ingin melanjutkan perjalanan.

“Saya menekankan pada anggota untuk memberikan edukasi pada pengendara. Akhirnya, setelah diberi edukasi, merekapun kembali dan melengkapi persyaratannya. Kalau syaratnya lengkap, mereka pun diijinkan melanjutkan perjalanan,”terangnya.

Terpisah Kasubag Humas Polres Karanganyar yang juga Kapospam penyekatan di exit tol Klodran, Colomadu, Karanganyar Iptu Agung Purwoko mengatakan, di hari pertama penyekatan, 35 kendaraan berplat AE dan B telah diperiksa.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, meski berplat luar daerah, ternyata pengendara itu mayoritas masyarakat Soloraya,”terangnya.

Namun ada juga warga yang berasal dari luar daerah Soloraya ikut diperiksa. Karena semua surat-surat persyaratan lengkap, maka pemudik itupun di persilahkan melanjutkan perjalanan.

Menurut Agung, menindaklanjuti larangan mudik lebaran, Polres Karanganyar telah mendirikan 8 pos di 8 titik.

Delapan pos iti yaitu pos pelayanan dan pos penyekatan yang berada di Cemorokandang dan merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. source Jateng.inews

Alasan Pemerintah Terbitkan Larangan Mudik Lebaran Mei 2021

0

Polres Karanganyar – mengapa pemerintah tetap menerbitkan Surat Edaran Satuan tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran C0vid-19 selama Bulan SUci Ramadhan 1442 Hijriah?

1. Meningkatnya mobilitas penduduk Disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, alasan pertama larangan tersebut tetap diterbitkan adalah kekhawatiran akan meningkatnya mobilitas atau pergerakan penduduk yang bisa berdampak pada meningkatnya jumlah kasus aktif. Berdasarkan data yang diketahui saat ini, ada keterkaitan antara mobilitas dan peningkatan kasus pada 3 provinsi selama 4 bulan terakhir, yaitu pada periode 1 Januari -12 April 2021.

2. Mudik saat pandemi berisiko besar , mudik memang menjadi sarana untuk melepas rindu terhadap keluarga dan kampung halaman. Namun, di tengah situasi pandemi yang masih belum usai dan justru meningkat di beberapa wilayah saat ini, akan meningkatkan risiko yang amat besar baik untuk diri sendiri maupun keluarga yang dikunjungi. “Lansia mendominasi korban jiwa akibat Covid-19, yaitu sebesar 48 persen. Untuk itu, pemerintah meminta masyarakat urung mudik untuk menjaga diri sendiri dan keluarga kampung halaman dari tertular Covid-19,” jelas Satgas .

3. Mudik meningkatkan risiko kasus kematian Dijelaskan Wiku, keputusan peniadaan atau larangan mudik ini diambil pemerintah demi mencegah lonjakan kasus Covid-19. Hal ini perlu dilakukan karena lonjakan kasus kerap terjadi akibat beberapa kali momentum libur panjang, dan jika angka kasus kembali naik, maka jelas akan berdampak langsung terhadap sisa tempat tidur di rumah sakit untuk merawat pasien terinfeksi yang membutuhkan. “Dan yang paling kita takutkan tentunya adalah naiknya angka kematian,” ujarnya.

4. Perjalanan atau mobilitas saat mudik berpotensi sarana penularan infeksi Covid-19 Dalam alasan yang keempat ini, Wiku menyoroti dalih sejumlah masyarakat yang tetap mudik dengan alasan sudah melakukan tes skrining sebelum pulang. Namun, ia menegaskan, masyarakat yang sudah memiliki surat hasil tes negatif sekalipun, tidak berarti terbebas dari Covid-19. Sebab, peluang tertular dalam perjalanan selalu terbuka dan apabila ini terjadi, dapat membahayakan keluarga di kampung halaman.

5. Penularan virus tidak mengenal batas teritorial Seperti yang disampaikan sebelumnya, perjalanan saat mudik berisiko menjadi sarana penularan infeksi Covid-19. Selain itu, seperti yang kita ketahui, penularan virus Covid-19 ini tidak mengenal batasan teritorial atau wilayah.

Saat ini, Indonesia dinyatakan sebagai negara dengan perkembangan pandemi Covid-19 yang relatif dapat terkendali. Jangan sampai usaha selama 2 Tahun sia sia karena sebulan kita lengah .

Meriam Kaleng dikeluhkan warga Tohudan, Polsek Colomadu

0

Polres Karanganyar – Setelah waktu sahur menjelang Sholat subuh , Polsek Colomadu gencar melaksanakan patroli guna ciptakan rasa aman di wilayahnya, menanggapi aduan Masyarakat tentang maraknya remaja dan anak² yang bermain petasan meriam kaleng di daerah desa Tohudan dan desa Blulukan Kecamatan Colomadu. Meriam rakitan yang terbuat dari pipa paralon atau dari kaleng dan petasan jenis long . Dalam razia kalini ini, polisi telah mengamankan puluhan meriam rakitan.

Kasubag Humas Polres Karanganyar Mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi’ Maulla dalam razia kali ini ada puluhan meriam kaleng ditemukan dari masyarakat. Selain menyita puluhan meriam, pihaknya juga memberikan teguran kepada penggunanya.

3 petugas jaga mendatangi lokasi sesuai dengan informasi dan setelah sampai dilokasi 1 bertempat didesa Tohudan, didapati 6 orang remaja anak sedaag berkumpul dan membawa sejumlah petasan, kemudan petugas mengamankan petasan tersebut dan membubarkan kerumunan dengan menghimbau agar tidak membunyikan petasan dan tidak berkerumun.
Kemudian petugas melanjutkan kegiatan ke lokasi 2 bertempat didesa blulukan didapati 5 orang remaja anak sedang berkumpul dan membawa sejumlah petasan, kemudan petugas mengamankan petasan tersebut dan membubarkan kerumunan dengan menghimbau agar tidak membunyikan petasan dan tidak berkerumun.

Dikatakan, para pengguna meriam rakitan ini sudah sangat mengganggu kenyamanan dan sangat berbahaya bagi penggunanya. Suaranya ini bisa membahayakan orang yang memiliki penyakit jantung,” katanya.

Rencananya meriam itu akan dimusnahkan secepatnya, dengan cara direndam air. “Akan kita musnahkan segera. Adanya hal ini sangat menganggu masyarakat,” pungkasnya.