Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 335

Andi ditemukan meninggal saat mendaki di Gunung Lawu, Tidak ada Penganiayaan

Polres Karanganyar – Pendaki Gunung Lawu asal Desa Kemuning, ditemukan meninggal di Gegerboyo, Senin (6/7/2020), pagi. Pendaki yang terpisah dari romobongan itu semula dikira jatuh ke jurang. Namun, dikonfirmasi pendaki tersebut meninggal diduga karena hipotermia. Andi dilaporkan hilang dan terpisah dari rombongan saat berkemah bersama lima orang temannya di Hargo Dalem. Rombongan terdiri dari enam orang, yakni lima orang lelaki dan seorang perempuan.

Tim sukarelawan berhasil mengevakuasi jenazah pendaki yang meninggal di Gunung Lawu. Proses evakuasi pendaki meninggal di Gunung Lawu memakan waktu karena mengalami kendala. Tim sukarelawan gabungan terbagi menjadi lima regu atau sekitar 50 orang berupaya mengevakuasi tubuh korban yang berada di jurang sedalam lima hingga tujuh meter.

Kapolsek Tawangmangu, AKP Ismugiyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, memastikan pendaki yang ditemukan di Gegerboyo, area puncak, Gunung Lawu dalam kondisi meninggal adalah Andi Sulistyawan, warga Dukuh Pentukrejo , Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar. Ismugiyanto menyampaikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan.

“Jadi setelah evakuasi langsung dibawa ke Puskesmas Tawangmangu. Setelah diadakan visum luar oleh dokter Puskesmas itu tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau murni musibah. Kami serahkan kepada keluarga,” ungkapnya.

Tetapi, lanjut Ismugiyanto, dokter menemukan luka lecet pada tangan dan muka pendaki tersebut.

“Iya ada luka lecet di tangan dan muka. Kemungkinan karena korban jatuh kena ranting,” ujarnya.


Lumpuhkan Pelaku Penyerangan Polisi Di tawangmangu Kompol Busroni Diganjar Penghargaan Kapolda Jateng

0

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi, S.H., S.ST., MK memberikan penghargaan Kompol Busroni,S.I.K. dan dan warga sipil Jarot Broto Sarwono karena keberhasilannya kesigapannya dalam melumpuhkan orang tak dikenal pelaku penyerangan kepada Anggota Polres Karanganyar . Senin (06/07/202).


Upacara pemberian penghargaan ini diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jateng, personel perwakilan yang menerima penghargaan, serta seluruh anggota Polda Jateng.

Dalam amanatnya Kapolda Jateng menyampaikan selamat kepada personel yang telah berprestasi serta untuk terus meningkatkan kinerjanya. “Saya berharap kedepannya seluruh personil Polri dapat berprestasi karena setiap tindakan yang dilakukan dengan ikhlas tidak akan menghianati hasilnya,” ungkap Kapolda.

Buruh Ter-PHK Dibantu Program Padat Karya yang Diciptakan Kapolda Jateng

0

Akibat dihantam Pandemi Covid -19  banyak perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap karyawannya. Hal ini membuat puluhan ribu orang kehilangan mata pencaharian.

Untuk itu Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memiliki inisiatif untuk membuat Program Padat Karya Budidaya Ikan Konsumsi dan Aquaponik yang ditujukan untuk butuh yang ter-PHK pada Senin (6/7).

Adapun pejabat yang dihadiri Kapolda Jawa Tengah  Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi , SH,  SSt, MK, dan PJU Polda Jateng, Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono,  SE,  MSi beserta PJU, Bupati dr. H. Mundjirin Es,  SPOG, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Semarang Ir Fendiawan Tiskiantoro, M.Si, Ketua DPC SPN Kab. Semarang Bp. Budi Widartono

“Nanti kita akan rencanakan seluruh kabupaten dan kota melakukan program padat karya, para Kapolres untuk menggandeng Bupati untuk bersama sama dalam rangka Saintific Problem Solving Covid-19” ucap Kapolda dalam sambutanya saat membuka Program Padat Karya di Langensari Kec.Ungaran Kab. Semarang.

Program tersebut akan dilaksanakan di beberapa lokasi di beberapa Kabupaten dan Kota dengan satu koordinator disetiap lokasi, loikasi yang dipilih diantaranya LOKASI 1: Langensari Timur Rt. 03/03 Kel. Langensari Kec. Ungaran. Kab. Semarang  dengan Koordinator  Sdr. BUDI Ketua DPC SPN. 

Dengan rincian terdapat 12 Kolam, jumlah benih per kolam 11.000 benih, 10 kolam diisi ikan lele sebanyak 1.000 benih tiap kolam, sehingga  jumlah benih ikan lele 10.000 benih, 2 kolam lainya diisi ikan Nila sebanyak 500 benih tiap kolam, sehingga jumlahnya  1.000 benih ikan.

Lokasi II Budi Daya Ikan lele  di Ds. Gedangan Rt. 01/01 Kec. Welahan Kab. Jepara dengan Koordinator Sdr. Sutarjo Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jaterng. Dengan rincian terdapat 4 Kolam, jumlah benih per kolam 4.000 benih ikan lele, sehingga  jumlah benih ikan lele sebanyak 16.000 benih.

Lokasi III Budi Daya Ikan lele  di Perum Pesona Asri Rt. 03/IV Kel. Kandri Gunungpati Kota Semarang. Koordinator Sdr. Heru Budi Utoyo Ketua Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kota Semarang. Dengan rincian terdapat 9 Kolam,  jumlah benih per kolam 2.000 benih ikan lele, sehingga  jumlah benih ikan lele sebanyak 18.000 benih.

Lokasi IV Budi Daya Ikan lele di Lokasi Jalan Sriwibowo Utara II RT 3 RW 5 Purwoyoso Ngaliyan Semarang Kantor Sekertariat DPW FSPMI Jateng. Koordiantor Sdr. Aulia Hakim, SH Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jateng.

Dengan rincian terdapat 4 Kolam,  jumlah  bnih per kolam 3.000 benih ikan lele, sehingga  jumlah benih ikan lele sebanyak 12.000 benih.

“Ini merupakan program yang luar biasa untuk Jawa Tengah, juga merupakan program sangat kami tunggu dalam  rangka komunikasi antara Polri dan Pekerja untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya para anggota kami. Ucap Ketua DPC SPN Kab. Semarang Budi Widartono.

Terdapat pula Benih cadangan bantuan dari Dinas Perikanan Kota Semarang sebanyak 61.000 Benih lele dan 6.000 Benih ikan Nila. Sehingga Jumlah keseluruhan benih ikan 67.000 benih dan 29 kolam.

Sebelumnya Polda Jawa Tengah telah melaksanakan beberapa program bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19 diantaranya setiap hari Kamis menggelar bakti sosial  di seluruh polres jajaran Polda Jateng kemudian setiap hari Jumat membuka dapur umum dengan menggandeng TNI dan masyarakat sekitar.

Program lainya adalah kampung siaga sebanyak 3.971 dengan Polri sebagai fasilitator. Kampung Siaga Polda Jawa Tengah sempat mendapat Apresiasi dari Presiden Joko Widodo dan dijadikan percontohan untuk Polda yang lain.

PELAYANAN SIM INTERNASIONAL DI ERA NEW NORMAL

0

Korlantas Polri melakukan adaptasi tatanan kehidupan baru _(New Normal)_ tanpa kehadiran pemohon ke Satpas SIM Internasional Korlantas Polri, Jakarta. Dengan memanfaatkan jasa pengiriman untuk mengirim buku SIM Internasional ke alamat rumah pemohon.

Adapun cara yang dapat dilakukan para pemohon yaitu pemohon bisa mengakses www.siminternasional.korlantas.polri.go.id atau cukup menulis kata kunci SIM Internasional melalui browser di handphone atau komputer.

Kemudian melakukan registrasi online dengan melakukan pengisian data diri:
upload foto SIM yang masih berlaku
upload foto KTP
upload foto Paspor
upload foto KITAP khusus WNA
upload pas foto dengan warna latar belakang putih
upload foto tanda tangan

Kemudian silahkan pilih cara pengambilan SIM Internasional, diambil sendiri di kantor pelayanan SIM Internasional Korlantas Polri atau dikirim langsung ke rumah melalui jasa pengiriman ekspress.

Setelah data lengkap, pemohon akan menerima nomor rekening pembayaran yang saat ini menggunakan Briva Bank BRI untuk melakukan pembayaran PNBP SIM Internasional dan jasa pengiriman.

Bukti pembayaran akan dikirim melalui email. Pembayaran dapat di lakukan secara Non tunai Melalui ATM, M-Banking, Internet Bangking maupun setor tunai pada Bank.

Setelah itu pemohon melakukan pembayaran, petugas di kantor pelayanan SIM Internasional akan menerima konfirmasi secara elektronik, kemudian petugas akan
melakukan Verifikasi dan Validasi data pemohon serta melakukan Indentifikasi data.

Jika persyaratan lengkap dan sesuai maka petugas akan melakukan pencetakan Buku SIM Internasional, kemudian melakukan pengiriman sesuai pilihan pemohon.

Bagi pemohon yang telah melakukan pembuatan SIM Internasional secara online, dapat memberikan penilaian pelayanan dengan memberikan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dapat di akses langsung melalui website SIM Internasional.

PROSES CEPAT, TUNGGU DIRUMAH SAJA

Kapolri Pimpin Wisuda 293 Taruna Akpol

0

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si mewisuda sebanyak 293 taruna yang dinyatakan lulus dalam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada, Jumat (3/7/2020) di gedung Cendrawasih.

Ke-293 lulusan sarjana Terapan Kepolisian itu terdiri atas 244 taruna dan 49 taruni. Wisuda tersebut sekaligus menutup masa pendidikan taruna Tingkat IV Angkatan ke-51 Batalyon Adnyana Yuddhaga.

Dalam kesempatan itu turut hadir mendampingi Kapolri, Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Gubernur Akpol Irjen Polisi Mohamad Asep Syahrudin, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi, Wakapolda Brigjen Pol Abiyoso Senoaji serta Pejabat Utama Mabes Polri.

Dalam amanatnya, Kapolri menekankan 5 hal penting kepada perwira muda. Pertama, lulusan diminta untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan YME. Kedua, melaksanakan setiap penugasan dengan penuh tanggungjawab. Adapun ketiga, lulusan Taruna Akpol angkatan 51 Batalyon Adnyana Yuddhaga ini diharapkan untuk tidak puas dengan hasil yang sudah di capai saat ini.

“Jangan berhenti belajar dan meningkatkan kapasitas diri. Terus tingkatkan pengetahuan dan pengetahuan guna mendukung pelaksanaan tugas,” kata Kapolri.

Selain itu sebagai perwira muda baru, lulusan juga diminta untuk meningkatkan sinergitas dengan masyarakat, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya.

“Terakhir, patuhi seluruh ketentuan dan norma yang berlaku. Jadilah teladan bagi masyarakat serta hindari perbuatan yang dapat merusak kehormatan pribadi, keluarga dan institusi Polri,” tegas Kapolri.

Walaupun Secara Online Pagelaran Wayang Kulit Ki H Manteb Soedharsono Berlangsung Gayeng, Puluhan ribu penonton ikut saksikan !

0

Dalang Kelahiran 1948 ini, Ki H Manteb Soedharsono menampilkan lakon Bimo Bangkit dengan durasi hampir 4 jam dalam pentas wayang di Polres Karanganyar dalam rangka Puncak acara HUT Bhayangkara ke 74 yang disiarkan streaming melalui akun youtube, Instagram dan Facebook Polres Karanganyar, sehingga tidak ditonton masyarakat secara langsung, Kamis (01/07).
Gagasan menayangkan secara streaming di akun Polres sebagai dampak wabah covid 19 yang selama ini , Pagelaran Pentas Wayang juga menggunakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid 19.


Menjelang memasuki tatanan normal yang baru pagelaran seni dipersiapkan untuk digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga tetap dapat berkarya dan dinikmati warga masyarakat sehingga pergerakan ekonomi kembali pulih. Ki Manteb mementaskan wayang dengan sisipan pesan moral untuk anggota polri untuk selalu memegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya dalam menjalankan tugas.

wayang online ini tetap gayeng ditandai dengan banyaknya pengguna Internet yang menontonnya. Terpantau dalam aku facebook Polres Karanganyar terpantau 28 ribuan total penonton telah ikut menyaksikan pagelaran wayang di Polres Karanganyar Secara Online . Warga Karanganyar yang merantau dari berbagai daerah seperti kalimantan , jambi, Pulau sumatera dan dari luar negeripun ikut menonton dengan alasan sebagai obat penawar rindu kampung halaman.

Pena Lawu

Sat Reskrim Polres Karanganyar Berhasil ungkap Pembuat Miras Palsu Berbagai Merk

0

Polres Karanganyar – Berawal dari Informasi Masyarakat Sat Reskrim Bergerak menggrebek Warga Desa Kaling Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, SY (43) nekat menjual minuman keras oplosan dengan berbagai merk. Rabu (17/6/2020) sekira pukul 16.00

Laki-laki 43 tahun itu berhasil diamankan anggota Satreskrim Polres Karanganyar di rumah kontrakan wilayah Tasikmadu pada Rabu (17/6/2020) sekira pukul 16.00. “Pelaku Mengoplos Minuman Keras di rumah kontrakannya,” kata Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat konferensi pers di Mapolres Karanganyar Dari tangan tersangka, anggota kepolisian berhasil mengamankan beberapa barang bukti di antaranya berupa seratusan miras oplosan berbagai merk siap edar, label merk minuman keras, tutup botol.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 142 Jo Pasal 91 ayat 1 UU RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan.Pelaku terancam pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 4 miliar. “Miras ini berbahaya jika dikonsumsi, karena dibuat dari bahan oplosan dengan takaran yang tidak sesuai. Pengakuan tersangka, sudah delapan bulan terakhir memproduksi miras palsu,” kata Kapolres.

Pena Lawu











Kapolda jateng : Anggota Kita Diserang Saat Akan Lakukan Kegiatan Susur Gunung Lawu dalam rangka Rangkaian Kegiatan Hari Bhayangkara ke- 74

0

Anggota Polres Karanganyar mendapat serangan orang tak dikenal (OTK) saat melaksanakan kegiatan susur Gunung Lawu Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (21/6/2020). “Jam 10.20 WIB anggota kita melakukan kegiatan susur gunung dengan beberapa relawan susur gunung di daerah Lawu di Cemoro Kandang,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi di RSUD Karanganyar . “Pada saat melakukan kegiatan ada orang tak dikenal datang membawa sabit mengejar pamen (perwira menengah) kita, Wakapolres (Karanganyar) dikejar kemudian di senjata ditolak mengenai tangan. Sopirnya juga demikian,” ujar dia.


Peristiwa terjadi di depan pos pendakian Gunung Lawu, Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar sekitar pukul 10.45 WIB. Kala itu, anggota Polres Karanganyar akan melakukan kegiatan susur Gunung Lawu dalam rangka HUT Bhayangkara ke- 74.

Kala itu, korban masyarakat sipil Jarot mendengar suara suara teriakan polisi dengan nada ambil senjata. Jarot lalu mengambil batu dan dilemparkan kepada seseorang yang diduga sebagai pelaku. Orang yang dilempar itu jatuh dan keroyok massa, kemudian dilumpuhkan.

Bripda Hanif mengalami luka sobek di leher sebelah kanan dan punggung. Sedangkan Jarot mengalami luka sobek di lengan kanan dan pungggung. Pelaku sendiri belum diketahui identitasnya dan kini dibawa ke RSUD Karanganyar dan meninggal dalam perjalanan karena kehabisan darah.

Sejauh ini belum diketahui identitas dan dugaan motif pelaku.

Kapolda Jateng: Kampung Siaga Covid -19 juga Persiapkan Masyarakat Hadapi Tatanan Normal yang Baru

0

Jakarta—Polres Karangannyar News Seputar Jawa Tengah -Polda Jawa Tengah telah membentuk Kampung Siaga Covid-19, dalam rangka mempersiapkan tatanan baru kehidupan atau new normal sekaligus mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi mengatkan, Kampung Siaga Covid-19 ini merupakan role model yang bisa diaplikasi dimana saja dengan memberdayakan potensi masyarakat dan solidaritas sosial.

“Ini akan menjadi kekuatan yang besar bagi kita untuk bersama-sama membangun komitmen, menghentikan penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah serta mempersiapkan dan mendisplinkan masyarakat menghadapi New Normal,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lutfi, Senin (1/6).

Lutfi menekankan, berbagai pihak yang terlibat seperti RT/RW, Tokoh Agama dan Masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa nantinya melalui Kampung Siaga Covid-19 ini diharapkan mampu melaksanakan edukasi protokol kesehatan Covid-19 dan menciptakan empathy building dan social bonding ditengah masyarakat.

Disamping, mereka juga memberikan bantuan sembako, hand sanitizer dan tempat cuci tangan. Lebih jauh, pihak yang terlibat juga dapat melakukan pemantauan terhadap Orang Dalam Pengawasan (ODP).

“Yang cukup penting dalam melawan Covid-19, adanya keleluasan dan kemudahan tracing terhadap riwayat masyarakat yang pernah kontak dengan ODP, PDP dan positif Covid-19,” tegasnya.

Sebanyak 285 Kampung Siaga Covid-19 yang tersebar di 35 daerah di Jawa Tengah sudah terbentuk. Nantinya, Kapung Siaga Covid-19 ini akan diberikan bantuan serta edukasi seputar protokol kesehatan dalam rangka menghadapi dan mencegah penularan Covid-19.

“Diserahkan untuk setiap Kampung Siaga Covid-19 meliputi peralatan cuci tangan 1 unit, sprayer elektrik disinfektan 1 unit, thermogun 1 unit dan masker 100 lembar,” paparnya.

Mantan Wakapolda Jawa Tengah ini menambahkan, Kampung Siaga Covid-19 telah berjalan di sejumlah wilayah seperti Pekalongan, Cilacap, Purworejo Sukoharjo dan Bumiayu.

“Saya mengucapkan terima kasih dukungan dan kesadaran masyarakat atas terbentuknya kampung siaga” tutup nya

Berikut program Kampung Siaga Covid-19 yang telah terealisasi di 284 lokasi :

  1. Kabupaten Rembang : 35 lokasi
  2. Kabupaten Cilacap : 28 lokasi
  3. Kabupaten Wonogiri : 26 lokasi
  4. Kabupaten Karanganyar : 24 lokasi
  5. Kabupaten Kudus : 24 lokasi
  6. Kabupaten Pekalongan : 20 lokasi
  7. Kota Semarang : 20 lokasi
  8. Kabupaten Brebes : 17 lokasi
  9. Kabupaten Temanggung : 7 lokasi
  10. Kabupaten Semarang : 6 lokasi
  11. Kabupaten Kebumen : 6 lokasi
  12. Kabupaten Grobogan : 6 lokasi
  13. Kota Banyumas : 5 lokasi
  14. Kabupaten Boyolali : 5 lokasi
  15. Kabupaten Sragen : 5 lokasi
  16. Kabupaten Wonosobo : 5 lokasi
  17. Magelang Kota : 4 lokasi
  18. Kabupaten Blora : 4 lokasi
  19. Kabupaten Pemalang : 4 lokasi
  20. Kabupaten Demak : 4 lokasi
  21. Kabupaten Magelang : 3 lokasi
  22. Kabupaten Sukoharjo : 3 lokasi
  23. Kabupaten Banjarnegara : 3 lokasi
  24. Kabupaten Tegal : 3 lokasi
  25. Kabupaten Klaten : 2 lokasi
  26. Kabupaten Purbalingga : 2 lokasi
  27. Kabupaten Salatiga : 2 lokasi
  28. Pekalongan Kota : 2 lokasi
  29. Kabupaten Pati : 2 lokasi
  30. Kota Surakarta : 2 lokasi
  31. Kabupaten Batang : 1 lokasi
  32. Kabupaten Kendal : 1 lokasi
  33. Tegal Kota : 1 lokasi
  34. Kabupaten Jepara : 1 lokasi
  35. Kabupaten Purworejo : 1 lokasi