Minggu, April 5, 2026
Beranda blog Halaman 48

Polres Karanganyar Giatkan Polisi Hadir Malam Hari Saat Ramadhan, Antisipasi Kenakalan Remaja

0

Karanganyar — Polres Karanganyar, Jawa Tengah, mengantisipasi “Kenakalan remaja” yang kerap terjadi saat bulan Ramadhan. Tim Blue Light Patrol malam sudah disiapkan untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.

Mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold H.Y Kumontoy S.I.K., M.Si. Plt Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Karanganyar AKP Agus Susilo Utomo,SH,MH. mengatakan, polres karanganyar tingkatkan kegiatan malam, dengan melibatkan Satfung dan Seluruh Polsek Jajaran, untuk melakukan patroli selama bulan Ramadhan. Peningkatan patroli malam tersebut untuk mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadhan.

Selain tindak kriminalitas, ada sejumlah hal yang menjadi perhatian tim patroli tersebut, antara lain peredaran minuman keras (miras), petasan, Perjudian , Narkoba balap liar, juga tawuran atau perang sarung dan atau kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat yang membuat tidak aman di bulan Ramadhan ini . “Tim ini juga akan berpatroli mengantisipasi perang sarung yang diantisipasi terjadi di sejumlah wilayah di Karanganyar saat bulan puasa, serta mencegah jatuhnya korban jiwa,” kata Agus, dalam siaran persnya, Rabu (13/3/2024).

AKP Agus mengatakan, giat patroli akan ditingkatkan. Jika biasanya di sekitar Pemukiman atau pusat kegiatan Masyarakat di malam hari, pada bulan Ramadhan ini juga dilakukan di wilayah rawan dan Rumah rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya bekerja.

Plt Kasi Humas mengatakan, giat patroli akan ditingkatkan. Jika biasanya di sekitar Jalan Lawu hingga Ring Road Kebakkramat, kata dia, pada bulan Ramadhan ini juga dilakukan di sekitar masjid untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi Masyarakat yang menjalankan sholat Tarawih.

Dengan adanya peningkatan kegiatan patroli malam yang melakukan antisipasi, AKP Agus mengatakan, Polres Karanganyar berharap situasi tetap kondusif selama bulan Ramadhan.
“Kami sebar anggota untuk memberikan rasa aman, nyaman kepada warga selama menjalankan ibadah puasa, tanpa ada gangguan keamanan dan ketertiban. Kami juga mengimbau warga untuk melapor jika mendapati hal yang mencurigakan melalui Bhabinkamtibmas maupun Akun Akun Resmi Polres Karanganyar yang dikelola humas,” kata Agus.
Agus meminta dukungan masyarakat untuk menjaga kamtibmas selama bulan Ramadhan. Para orang tua pun diimbau untuk memantau aktivitas anak. “Kami meminta peran para orang tua untuk mengawasi putra putrinya. Perhatikan dengan siapa mereka bergaul. Cari apabila pukul 22.00 WIB belum pulang. Jangan sampai mereka menjadi pelaku maupun korban kejahatan jalanan,” ujar AKP Agus.

Patroli Dialogis Sat Samapta Polres Karanganyar, Amankan Pengamen Punk Jalanan

0

Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2024, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Karanganyar melakukan patroli dialogis dengan menyasar pengamen anak punk di Simpang Empat Paparan, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar. Minggu (11/3/2024).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadhan.

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy melalui Plt Kasi Humas Polres Karanganyar AKP Agus Susilo mengatakan,”Pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kamtibmas dalam hal ini khususnya kenyamanan para pengendara yang merasa terganggu adanya aktifitas pengamanan anak punk”, ucap AKP Agus

Adapun personil yang melaksanakan patroli dialogis ialah Aipda Wartono bersama Tim Turangga Polres Karanganyar

Ditempat lain, Aipda Wartono menjelaskan,”Kami melaksanakan patroli diaogis serta menemukan pengamen anak punk di simpang empat papahan,” bebernya

Pengamen tersebut kemudian kami amankan ke Polsek Setempat demi menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan bulan suci ramadan 2024

“Kami berikan pembinaan terhadap pengamen tersebut selain itu kami juga menghimbau kepada anak punk agar tidak mengkonsumsi minum minuman keras serta turut berperan menjaga kondusifitas wilayah kamtibmas di wilayah hukum Polres Karanganyar “, Jelasnya

Setelah dilakukan pembinaan oleh personil Sat Samapta diharapkan pengamen tersebut tidak melakukannya kembali sehingga masyarakat pengguna jalan tidak terganggu lagi dengan keberadaan pengaman dijalanan

“Semoga wilayah hukum Polres Karanganyar tidak terdapat lagi pengamen dijalanan sehingga Kamtibmas di Kabupaten Karanganyar terjaga kondusif”, tutup Aipda Wartono

Tingkatkan Kamtibmas Yang Kondusif, Polres Karanganyar Gelar Analisa dan Evaluasi Jelang Ramadan

0

Karanganyar – Menyambut bulan suci ramdan 1445 H/ 2024, Polres Karanganyar berserta jajarannya bersama sama untuk tingkatkan kamtibmas wilayahnya

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dalam memimpin Analisa dan Evaluasi (Anev) Mingguan Polres Karanganyar yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama I Polres Karanganyar. Senin (11/3/2024).

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan,”menjelang menghadapi bulan suci ramadan mari kita semua turut menjaga situasi kamtibmas yang aman dan tentram,” Kata Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold H.Y Kumontoy

“Ini terlebih jajaran Polsek agar untuk mempersiapkan cipta kondisi menjelang bulan suci ramadan dengan melalukan pemetaan wilayah untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dalam pelaksanaan bulan ramadan nantinya”, pungkasnya

Dalam pengarahannya Kapolres memberikan apresiasi kinerja anggota selama sepekan terakhir dalam pelaksaan Operasi Keselamatan Candi 2024 dan Ops Pekat 2024 sudah berjalan dengan baik

Kapolres menambahkan dibulan suci ramadan ini mari kita bersama sama tingkatkan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Karanganyar

Diakhir sambutan, Kapolres Karanganyar mengucapkan Marhaban Ya Ramadan selamat menunaikan ibadah puasa 1445H, tetap semangat dalam melaksanakan tugas sehingga apa yang kita lakukan untuk kebaikan masyarakat kita juga mendapat hikmah serta berkahnya, tutup AKBP Jerrod.

Sigap, Personil Polsek Tawangmangu Polres Karanganyar Berhasil Evakuasi Mobil Terperosok ke Sawah

0

Karanganyar – Personel Polsek Tawangmangu Polres Karanganyar dipimpin langsung Kapolsek AKP Sutarno berhasil mengevakuasi mobil Toyota Avanza yang terperosok ke sawah, Minggu (10/3/24) siang.

AKP Sutarno saat dimintai keterangan menyampaikan “Semula KBM Toyota Avanza tersbut berjalan dari arah timur menuju ke barat atau dari arah Cemoro Kandang menuju Tawangmangu, setelah sampai di TKP depan Resto Lawu Kala Senja pengemudi diingatkan oleh penumpang untuk istirahat dan parkir terlebih dahulu, karena kampas rem sudah mengeluarkan asap, namun saat hendak parkir diduga rem tidak berfungsi sehingga mobil terperosok ketebing sedalam kurang lebih 5 meter hingga mobil terbalik.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, hanya saja korban mengalami luka ringan dan kerugian materiil akibat kerusakan dari kendaraan, setelah korban berhasil di evakuasi semua, kami bersama masyarakat sekitar dan pihak terkait mengevakuasi mobil dari lokasi terjatuh”imbuh Kapolsek Tawangmangu.

Pada kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan 1 unit Mobil Toyota Avanza berwarna putih dengan Nopol B 1663 PIG yang terperosok ke jurang di jalur lama Cemoro Kandang – Tawangmangu, tepatnya di lingkungan Blumbang RT 02 RW 02, Kelurahan Blumbang, Kec. Tawangmangu, Kab. Karanganyar, tersebut mengakibatkan 2 korban luka-luka dan kerugian materiil sebesar kurang lebih Rp. 15.000.000,-,

” Kami himbau kepada masyarakat yang sedang melaksanakan liburan khusunya di kawasanTawangmangu, agar selalu memastikan kondisi fisik pengemudi serta kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengingat jalur di Tawangmangu yang banyak tikungan dan tanjakan cukup terjal khususnya saat cuaca hujan, serta selalu hati-hati dalam berkendara patuhi rambu-rambu lalu lintas, selamat sampai tujuan” pungkas AKP Sutarno.

Operasi Pekat Polres Karanganyar sasar Hotel dan Panti Pijat

0

Karanganyar – Personel Polres Karanganyar yang dipimpin Kaur Bin Ops Satsamapta Polres Karanganyar IPTU Budi Eko P, menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah Hukum Polres Karanganyar, Sabtu malam (9/3/2024),

Sasaran dari Operasi Pekat Hotel yang diduga sering digunakan pasangan yang bukan suami istri sah menginap bersama dan Panti pijat yang diduga disalah gunakan untuk kegiatan prostitusi,

Iptu Budi Eko P menyampaikan “Kali ini kami menyasar Hotel yang menurut informasi yang kami terima diduga sering dipakai untuk menginap pasangan yang bukan suami istri dan juga panti pijat sering digunakan untuk tempat prostitusi,

Kami dalam melaksanakan tugas juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,

Terhadap pasangan yang bukan merupakan pasangan sah suami istri yang kami temukan didatakan dan diberi pembinaan,

Kegiatan operasi pekat yang kami laksanakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah, agar tercipta situasi yang nyaman dan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik, pungkas Iptu Budi Eko P.

Humanis Dan Edukatif, Langkah Polres Karanganyar Tanggulangi Para Pengamen Jalanan

0

Karanganyar, Kaur Bin Operasional Sat Binmas Polres Karanganyar IPDA Mukhamad Ilyas secara humanis mengedukasi pengamen jalanan yang sering membuat resah pengendara yang melintas di simpang empat Papahan, Karanganyar, Jumat, 8/3/2024

Giat tersebut berkaitan sedang berlangsungnya Operasi Pekat Candi 2024 yang salah satu sasarannya adalah para pengamen jalanan yang sering dikeluhkan masyarakat meresahkan pengendara,

Dalam kesempatan wawancara M. Ilyas menyampaikan “Kegiatan ini kami laksanakan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pimpinan kami Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy untuk bertindak secara humanis dan edukatif kepada para pengamen jalanan yang sering dikeluhkan masyarakat karena meresahkan pengguna jalan saat berhenti di Simpang empat Papahan, dan bertepatan saat ini Kepolisian sedang melaksanakan Operasi Pekat Candi, hal yang kiranya menggagu ketertiban umum salah satu sasaran operasi pekat,

Berkenaan hal tersebut sesuai SOP para pengamen jalanan kami catat identitasnya, kami arahkan dan kami beri edukasi agar tidak mengganggu kelancaran berlalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan, imbuh Ilyas

Dan semoga kegiatan kami dapat membuat pengamen jalanan tidak kembali mengamen di simpang empat Papahan, sehingga kamseltibcarlantas berjalan baik dan masyarakat merasa tenang, pungkas Ilyas.

Jelang Ramadhan, Sat Binmas Polres Karanganyar Berikan Pesan Kamtibmas Kepada Penjual Petasan dan Kembang Api

0

Karanganyar – Dalam rangka cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif menjelang bulan Ramadhan tahun 2024, Sat Binmas Polres Karanganyar mensosialisasikan kepada penjual petasan menjelang pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kamis (7/3/24)

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy melalui Plt Kasih Humas AKP Agus mengatakan,”menjelang bulan Ramadhan Polres Karanganyar akan meningkatkan giat razia penyakit masyarakat hal tersebut bertujuan untuk memastikan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Karanganyar”, Kata Plt Kasih Humas

Agus menambahkan Personil Sat Binmas memberikan pesan kamtibmas kepada para pedagang kembang api agar tidak menjual mercon atau bahan peledak lainnya karena hal tersebut sangat berbahaya dan bisa mengganggu ketertiban di masyarakat.

Dengan adanya kegiatan tersebut diharapakan dapat menyadarkan para penjual petasan , kembang api dan mercon akan bahayanya bagi diri sendiri maupun orang lain terlebih lagi dikalangan anak-anak.

131 Personel Polres Karanganyar di Siagakan, Siap Kawal Penyampaian Aspirasi Warga

0

KARANGANYAR – Sebanyak 131 Personel Polres Karanganyar kawal penyampaian pendapat dimuka umum warga terdampak rusaknya kebun teh di Ngargoyoso didepan Kantor Sekertaris Daerah Karanganyar, Kamis, 7/3/2024

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, melalui Kabag Ops Polres Karanganyar Kompol Lukman T Nofianto mengatakan, Pola yang diterapkan dalam mengawal penyampaian pendapat di muka umum perwakilan Warga Kemuning, Ngargoyoso sesuai dengan Perkap No. Pol 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa,

Dari 131 Personel yang disiapkan terbagi menjadi beberapa fungsi, dari Tim Negosiator, Dalmas Awal, Dalmas Inti, Dalmas Lanjut, Raimas serta pengamanan tertutup. dengan dibawah kendali langsung Karendal Pam.

Selain mempersiapkan personel, Polres Karanganyar juga menyiapkan perlengkapan pengendalian massa, kendaraan taktis dan armada water canon yang digunakan jika dibutuhkan.

“Disiapkannya personel dengan dilengkapi peralatan serta kendaraan taktis yang didukung armada water canon tidak lain dan tidak bukan untuk menjaga jalannya penyampaian pendapat di muka umum bisa berjalan lancar dan situasi Kabupaten Karanganyar tetap kondunsif” pungkas Kabag Ops.

Jelang Ramadan, Sat Samapta Polres Karanganyar Razia Minuman Keras

0

 

Karanganyar – Personil Sat Samapta Polres Karanganyar gelar razia minuman keras (miras) menjelang bulan suci Ramadan 1445 Hijriah di Wilayah Hukum Polres Karanganayar. Rabu (06/03/24) malam.

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy melalui Kasat Samapta Polres Karanganyar AKP Gatot menyampaikan , razia ini merupakan bagian dari operasi pekat (penyakit masyarakat). Operasi pekat ialah kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang bulan Ramadan tahun ini.

Gatot mengatakan personal yang melaksanakan Razia miras yaitu Aipda Wartono Bersama dengan 5 personil Sat Samapta

“Berhasil diamankan dari kegiatan cipta situasi ini sebanyak ciu murni yang dikemas dalam 12 Botol bekas air mineral (@1,5 liter),” ucapnya

Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi peredaran miras.

“Laporkan peredaran miras di masyarakat, jangan takut dan jangan ragu kami akan melindungi dan merahasiakan pemberi informasi,” pungkasnya.

Polda Jateng Ungkap Belasan Ribu Pelanggaran Lalu Lintas Dilakukan Anak Bawah Umur. Ini Respon Pemerhati Pendidikan

0

SEMARANG – Polda Jateng menghimbau para orang tua tidak mudah mengijinkan anak-anak di bawah umur mengendarai motor atau mobil apalagi melintas di jalan raya. Hal ini disampaikan, menyusul adanya sejumlah anak dibawah umur yang terjaring polisi yang tengah mengadakan patroli pada Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024.

” Masih ditemukan anak-anak di bawah umur yang melanggar lalu lintas. Untuk ini, kami berupaya kepada orang tuanya diberikan arahan,” kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Kamis (7/3/2024)

Fenomena pelanggaran lalu lintas oleh anak di bawah umur, sering terjadi di Jawa Tengah. Berdasar data diketahui pada tahun 2023 terdapat 15.321 anak usia di bawah umur 15 tahun yang tercatat sebagai pelanggar lalu lintas.

Padahal, ungkap Kabidhumas, setiap kecelakaan selalu berawal dari pelanggaran lalu lintas. Untuk itu dia berharap agar orang tua tidak mudah mengijinkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor

“Melalui operasi keselamatan lalu lintas, kita berupaya menekan kecelakaan lalu lintas, termasuk juga kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak,” tandasnya

Disebutnya, mengemudi tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik dan mental tapi juga skill serta pengetahuan berlalu lintas yang baik.

“Jangan mudah memberikan akses kendaraan kepada anak-anak. Secara legal, seseorang baru bisa mendapatkan SIM di usia 17 tahun dan mempunyai KTP ” tandasnya.

Perlu Pelibatan Orang Tua Hingga Komunitas

Pemerhati pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Ali Formen, PhD, mengaku turut prihatin terhadap fenomena banyaknya anak-anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya dan menjadi pelanggar lalu lintas.

Koordinator Program Studi S1 dan S2 PG PAUD UNNES ini juga prihatin terhadap anak yang menjadi korban kecelakaan.

“Saya melihat faktor di balik semua ini, memang kompleks. Keluarga menjadi salah satunya. Soal keluarga ini, saya melihat, pertama-tama, karena faktor keluarga yang permisif. Maksudnya keluarga memang memberikan anak mereka akses kepada alat transportasi bermotor. Jadi kuncinya di permissiveness dan penanaman disiplin dalam keluarga untuk tidak mengijinkan anak mengendarai kendaraan khususnya motor,” kata Ali Formen

Alumni Monash University Australia ini melihat beberapa faktor lain yang menjadi pendorong mengapa anak-anak di bawah umur bebas mengakses penggunaan sepeda motor.

“Yang pertama, kenyataan bahwa banyak di antara kita, orangtua dan orang dewasa diam-diam bangga kalau anak-anak belia kita juga mengendarai alat transportasi bermotor pada usia yang seharusnya belum. Ini menjadi semacam lingkaran setan, anak dan keluarga sama terprovokasi untuk mengendarai alat transportasi kendaraan bermotor,” terangnya

“Yang kedua, sebagian sekolah tampak juga memandang normal situasi ini. Sangat lazim, saat ini untuk kita melihat anak-anak usia sekolah menengah pertama pergi ke sekolah dengan bermotor. Kita tahu, mereka belum memiliki SIM, dan saya kira sekolah pun tahu. Tetapi kenyataan ini telanjur menjadi normal,” imbuhnya.

Ali Formen melihat penuntasan masalah ini bukan melulu tanggung jawab keluarga, namun ada pihak lain yang perlu dilibatkan, yaitu komunitas.

“Di sini kita butuh bukan saja keluarga sebagai pihak yang paling bertanggung jawab, tetapi pelibatan komunitas. Antar keluarga bertemu, lalu saling menguatkan,” paparnya

Ali menandaskan, keresahan soal anak-anak bermotor ini adalah keresahan bersama dan bukan keluarga per keluarga. Untuk ini, solusinya pun semestinya solusi kolektif.

Para keluarga perlu bertemu, misalnya di tingkat RT/RW, duduk bersama, untuk membangun kesepahaman bahwa pengendara belia adalah masalah.

“Kita tidak akan dapat memutus urusan pengendara belia ini jika kita, keluarga, dan orangtua tidak menganggapnya sebagai masalah,” kata dosen sekaligus periset ini.

Lebih lanjut, Ali mendorong penuntasan masalah pengendara di bawah umur ini melalui solusi yang komprehensif. Pemerintah diharap segera memberikan solusi transportasi untuk mengakomodir kepentingan anak-anak, berangkat dan pulang sekolah.

“Perlu disadari, fenomena pengendara belia adalah akibat dari tidak adanya opsi transportasi publik-komprehensif yang memadai. Oleh karena itu, ini juga bagian dari solusi jangka panjang,” pungkasnya