Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 7

Patungan Beli Tembakau Sintetis, Dua Pemuda Berakhir di Tahanan Polres Karanganyar

0

Karanganyar — Satuan Reserse Narkoba Polres Karanganyar berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Tawangmangu. Dua pemuda berinisial TN alias Tomek (22) dan AR alias Rama (24) ditangkap di rumah Tomek di Dukuh Banjarsari, Tawangmangu, pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menyebutkan bahwa Tomek kerap mengonsumsi dan mencarikan tembakau sintetis kepada orang lain. Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan selama kurang lebih satu minggu. Upaya ini membuahkan hasil ketika petugas mendapati kedua terlapor berada di rumah Tomek dan baru saja mengonsumsi tembakau sintetis.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu klip plastik berisi irisan tembakau sintetis seberat 0,62 gram, dua unit telepon seluler, serta satu unit sepeda motor yang digunakan oleh para tersangka. Dari pemeriksaan awal, diketahui bahwa barang haram tersebut dibeli secara daring melalui akun Instagram Zakuza_co—yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)—dengan harga Rp125.000 melalui sistem patungan.

Kasat Resnarkoba Polres Karanganyar, AKP Primadhana Bayu Kuncoro, menyampaikan bahwa tindakan tegas dilakukan sebagai komitmen Polres Karanganyar dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya.

“Kedua tersangka kami amankan bersama barang bukti tembakau sintetis yang mereka beli dan konsumsi bersama. Mereka juga terindikasi terlibat dalam upaya peredaran, sehingga kami kenakan pasal sesuai Undang-Undang Narkotika. Kami juga melakukan pengembangan untuk mengejar penjual daring yang sudah kami tetapkan sebagai DPO,” ujar AKP Primadhana.

Beliau menambahkan bahwa peredaran tembakau sintetis melalui media sosial semakin marak sehingga pengawasan dan penindakan harus diperketat.

“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjauhi segala bentuk narkoba. Peredaran melalui media sosial ini sangat berbahaya dan menjerat dengan cepat. Polres Karanganyar akan terus menindak tegas siapa pun yang terlibat,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta aturan turunannya dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar. Proses pemeriksaan saksi, tes urine, dan pengiriman barang bukti ke Labfor Polda Jateng sedang berjalan.

Saat ini, penyidik juga terus melakukan pengembangan kasus guna memburu penjual yang diduga sebagai pemasok tembakau sintetis melalui media sosial tersebut.

Pendaki Mongkrang Yang Hilang Akhirnya Ditemukan, Polres Karanganyar Hadir Sejak Awal hingga Akhir

0

Karanganyar — Setelah hampir sebulan dinyatakan hilang, upaya pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Gawanan, Colomadu, akhirnya menemukan titik akhir. Pada Selasa (10/2/2026), tim gabungan berhasil mengevakuasi korban dari kawasan Tapak Nogo, jalur menuju Sungai Tubing Muslim, wilayah perbatasan Kecamatan Tawangmangu dan Jatiyoso.

Dalam proses panjang dan penuh tantangan itu, Polres Karanganyar menjadi salah satu unsur yang hadir paling depan, memberikan dukungan penuh mulai dari koordinasi, pendampingan lapangan, hingga memastikan kelancaran proses evakuasi bersama seluruh unsur terkait.

Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H., datang langsung ke lokasi untuk mengikuti rangkaian evakuasi sekaligus memantau perkembangan di lapangan. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan.

“Polri ikut terlibat langsung dalam setiap proses, mulai pencarian hingga evakuasi hari ini. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat. Penanganan orang hilang bukan hanya tugas relawan, tapi tanggung jawab bersama, termasuk Polri,” ujar Kapolres.

Penemuan korban bermula dari pencarian yang dilakukan tim Wanadri sejak 7 Februari 2026. Pada Selasa pagi sekitar pukul 08.45 WIB, koordinator SRU Wanadri, Badawi, menemukan sepatu yang diduga milik korban. Tak jauh dari lokasi itu, ia melihat sosok yang tersangkut di area pepohonan pisang dekat aliran sungai. Temuan tersebut segera dilaporkan melalui radio ke basecamp.

Medan yang sangat terjal dengan kedalaman jurang sekitar 200 meter menjadi tantangan besar bagi tim. Atas evaluasi bersama, termasuk masukan dari Polres Karanganyar, jalur evakuasi diputuskan dialihkan dari arah Basecamp Mongkrang ke jalur Tubing Muslim—rute yang lebih memungkinkan dilalui tim gabungan.

Direncanakan dengan matang, evakuasi berjalan secara bertahap hingga akhirnya pada pukul 17.25 WIB, jenazah tiba di Tubing Muslim. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans Mongkrang ke RSUD Karanganyar, sebelum akhirnya dipulangkan ke rumah duka di Colomadu pukul 19.29 WIB.

Selain Kapolres, turut hadir Bupati Karanganyar H. Robert Christanto, Wakil Bupati Adhe Eliana, Kepala BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, Forkopimcam Tawangmangu dan Jatiyoso, serta sejumlah relawan.

Korban sendiri dinyatakan hilang sejak 18 Januari 2026 dan telah melalui proses pencarian intensif hingga 31 Januari. Pihak keluarga juga menyetujui untuk tidak dilakukan autopsi pada jenazah.

Seluruh rangkaian proses berlangsung lancar, penuh kerja sama, dan menjadi bukti nyata sinergi antara relawan, pemerintah daerah, dan Polri yang terlibat langsung dalam setiap tahap upaya kemanusiaan ini.

Harapan Baru Warga Tohkuning, Kapolres Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Claket

0

Karanganyar — Harapan baru bagi warga Dukuh Claket mulai terlihat sore itu. Pada Selasa (10/2/2026), Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H., memimpin prosesi peletakan batu pertama pembangunan jembatan baru di Dukuh Claket, RT 01/RW 09, Desa Tohkuning, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.

Jembatan dengan ukuran panjang sekitar 4 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 5 meter ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Dukuh Claket, Dusun Pendoworejo, dengan Dukuh Salam, Desa Tohkuning. Selama ini, jembatan tersebut menjadi akses utama warga, termasuk para pelajar yang setiap pagi melintas untuk menuju SD Tohkuning.

Rombongan Kapolres tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB. Suasana hangat terasa ketika jajaran kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat setempat berkumpul menyaksikan awal pembangunan jembatan yang dinantikan sejak lama. Tepat pukul 15.20 WIB, prosesi peletakan batu pertama dilakukan sebagai simbol dimulainya pembangunan kembali jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Karanganyar menyampaikan bahwa pembangunan kembali jembatan ini tidak hanya menjawab kebutuhan infrastruktur, tetapi juga menjadi bukti nyata peran Polri dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan akses masyarakat dan menunjang aktivitas pendidikan serta ekonomi. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat langsung dari kehadiran Polri,” ungkap AKBP Arman Sahti.

Jembatan ini sebelumnya dibangun sekitar tahun 2016. Namun, pada Desember 2024, struktur jembatan mengalami kerusakan parah akibat tergerus arus sungai saat hujan deras melanda wilayah tersebut. Kerusakan itu membuat mobilitas warga terganggu, terutama anak-anak sekolah yang harus bertaruh nyawa ketika melintas menuju sekolah ketika jembatan tersebut digantikan dengan anyaman bambu tanpa pengaman saat melintas menuju sekolah.

Sejumlah pejabat utama Polres Karanganyar turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kegiatan yang berlangsung penuh semangat gotong royong menjadi bukti kedekatan Polri dengan masyarakat, dan dengan dimulainya pembangunan jembatan ini, masyarakat berharap jalur penghubung antar dukuh dapat kembali normal, sehingga aktivitas warga terutama anak sekolah dapat berjalan lebih lancar dan aman.

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

0

JAKARTA – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

Satlantas Polres Karanganyar Gencarkan Penindakan Humanis dalam Ops Keselamatan Candi 2026

0

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tertib berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar melaksanakan kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2026, Selasa (3/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.54 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Tapir Karanganyar, tepatnya di samping Mulyo Putro Karanganyar. Operasi ini dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Karanganyar Iptu Ngadirin, dengan melibatkan personel Provost serta puluhan anggota Satlantas.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, kegiatan diawali dengan apel dan pemberian arahan (APP) guna menyamakan persepsi serta pembagian tugas personel. Penindakan difokuskan pada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sebagai langkah preventif dalam menekan angka laka lantas.

Tak hanya melakukan penegakan hukum, personel Satlantas juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif dengan memberikan imbauan Kamseltibcarlantas serta sosialisasi pentingnya tertib pajak kendaraan bermotor kepada para pengguna jalan.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mencatat sebanyak 116 pelanggaran lalu lintas yang ditindak melalui mekanisme tilang. Adapun barang bukti yang diamankan meliputi 92 lembar STNK, 7 lembar SIM, 1 lembar STCK, serta 16 unit sepeda motor.

Kepada para pelanggar, petugas juga memberikan penjelasan terkait prosedur penyelesaian pelanggaran lalu lintas, termasuk tata cara pengambilan kendaraan yang disita. Masyarakat diarahkan untuk melengkapi kendaraan sesuai standar serta melakukan pembayaran denda melalui BRIVA BRI sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto, S.T.K., S.I.K., M.T. menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Operasi ini bukan semata-mata penindakan, namun juga sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Satlantas Polres Karanganyar Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini dalam Operasi Keselamatan Candi 2026

0

Karanganyar – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar melaksanakan kegiatan Dikmas Lantas melalui penyampaian materi keselamatan berlalu lintas serta program Polisi Sahabat Anak kepada siswa-siswi KB TK Surya Ceria Asyiah Karanganyar, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan pemahaman dan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini sebagai langkah preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Karanganyar. Anak-anak diperkenalkan dengan rambu-rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan helm, serta perilaku aman saat berkendara bersama orang tua.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Karanganyar menyampaikan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Melalui program Polisi Sahabat Anak, diharapkan anak-anak tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung Operasi Keselamatan Candi 2026 dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui edukasi serta pembinaan kepada masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polres Karanganyar akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menciptakan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Polres Karanganyar Gelar Sertijab Kasat Binmas dan Kenaikan Pangkat PNS Polri

Polres Karanganyar menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Binmas serta Kenaikan Pangkat PNS Polri, Rabu (4/2/2026) pagi. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Wira Satya Polres Karanganyar mulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, S.H., S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara, dengan Perwira Upacara AKP Rochmad Hardono, S.H. dan Komandan Upacara IPDA Purwanto, S.H., M.H. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Karanganyar, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh anggota Polres Karanganyar.

Dalam upacara tersebut, AKP Hasto Broto, S.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Karanganyar, secara resmi menyerahkan jabatan kepada AKP Sugiyanto, S.H., M.H., yang selanjutnya mengemban amanah sebagai Kasat Binmas Polres Karanganyar. Sementara itu, AKP Hasto Broto dipercaya menempati jabatan baru sebagai Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Karanganyar.

Dalam amanatnya, Kapolres Karanganyar menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan kebijakan pimpinan dalam rangka pembinaan karier personel. Rotasi jabatan menjadi sarana strategis untuk menambah wawasan, memperkaya pengalaman, serta meningkatkan kualitas kepemimpinan anggota Polri.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier personel. Melalui alih tugas ini diharapkan setiap personel memiliki pengalaman yang lebih luas serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi institusi,” ujar AKBP Arman Sahti.

Kapolres Karanganyar juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada AKP Hasto Broto, S.H. atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Karanganyar.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKP Hasto Broto atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjabat. Semoga segala pengabdian tersebut menjadi nilai ibadah,” ungkap Kapolres.

Kepada pejabat baru, AKP Sugiyanto, S.H., M.H., Kapolres Karanganyar mengucapkan selamat datang dan berharap dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas di Polres Karanganyar.

“Segera beradaptasi, jalin komunikasi dan kerja sama yang baik, serta kelola potensi kerawanan yang ada di wilayah. Laksanakan tugas dengan dedikasi, loyalitas, dan penuh tanggung jawab guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegasnya.

Selain serah terima jabatan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan upacara kenaikan pangkat PNS Polri. Salah satu personel Polres Karanganyar, Galih Dwi Saputro, A.Md., menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari Pengatur menjadi Pengatur Tingkat I.

Kapolres Karanganyar turut menyampaikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat tersebut.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat kerja, profesionalisme, serta pengabdian kepada institusi Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Upacara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat sebagai wujud komitmen Polres Karanganyar dalam menjaga profesionalisme dan soliditas organisasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Satlantas Polres Karanganyar Gencarkan Penindakan Humanis dalam Ops Keselamatan Candi 2026

0

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap tertib berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar melaksanakan kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas dalam rangka Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2026, Selasa (3/2/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.54 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Tapir Karanganyar, tepatnya di samping Mulyo Putro Karanganyar. Operasi ini dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Karanganyar Iptu Ngadirin, dengan melibatkan personel Provost serta puluhan anggota Satlantas.

Sebelum pelaksanaan di lapangan, kegiatan diawali dengan apel dan pemberian arahan (APP) guna menyamakan persepsi serta pembagian tugas personel. Penindakan difokuskan pada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, sebagai langkah preventif dalam menekan angka laka lantas.

Tak hanya melakukan penegakan hukum, personel Satlantas juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif dengan memberikan imbauan Kamseltibcarlantas serta sosialisasi pentingnya tertib pajak kendaraan bermotor kepada para pengguna jalan.

Dari hasil kegiatan tersebut, petugas mencatat sebanyak 116 pelanggaran lalu lintas yang ditindak melalui mekanisme tilang. Adapun barang bukti yang diamankan meliputi 92 lembar STNK, 7 lembar SIM, 1 lembar STCK, serta 16 unit sepeda motor.

Kepada para pelanggar, petugas juga memberikan penjelasan terkait prosedur penyelesaian pelanggaran lalu lintas, termasuk tata cara pengambilan kendaraan yang disita. Masyarakat diarahkan untuk melengkapi kendaraan sesuai standar serta melakukan pembayaran denda melalui BRIVA BRI sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Agista Ryan Mulyanto, S.T.K., S.I.K., M.T. menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Operasi ini bukan semata-mata penindakan, namun juga sebagai sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sat Lantas Polres Karanganyar Tanggap Tangani Laka Lantas Beruntun di Kebakkramat

0

Karanganyar – Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar dengan sigap menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Jalan Raya Sragen–Solo, tepatnya di utara PT Manunggal, Dusun Pulosari, Kelurahan Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan, yakni satu unit mobil Toyota Avanza dan tiga unit kendaraan truk. Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Sat Lantas Polres Karanganyar langsung mendatangi lokasi kejadian. Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Karanganyar IPTU Danang beserta dua personel Unit Laka Lantas segera melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kasat Lantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur guna meminimalisir dampak lanjutan dari kejadian tersebut.

“Begitu menerima laporan, anggota Sat Lantas langsung menuju TKP untuk mengamankan lokasi, mengevakuasi korban, serta memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami,” ujar AKP Agista Ryan Mulyanto.

Selain melakukan evakuasi korban, petugas Sat Lantas juga melaksanakan olah TKP, mengamankan barang bukti, mencari dan meminta keterangan saksi, membuat sketsa TKP, serta menyusun laporan polisi. Korban luka ringan diketahui dirawat di RS Moewardi Surakarta dan RSUD Karanganyar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi akibat salah satu kendaraan truk dari arah Sragen menuju Solo tidak dapat menguasai laju kendaraannya sehingga menabrak kendaraan di depannya secara beruntun.

Sat Lantas Polres Karanganyar mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima demi keselamatan bersama.

Polres Karanganyar Pastikan Keamanan Menu Santap di SPPG YKB Lewat Pemeriksaan Food Safety Pagi Hari

0

Karanganyar — Pagi yang cerah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) YKB Cabang Karanganyar dimulai dengan kegiatan yang tak kalah penting dari proses belajar mengajar. Pada Selasa (3/2/2026), Sie Dokkes Polres Karanganyar hadir sejak pukul 06.30 WIB untuk melakukan pemeriksaan makanan atau food safety terhadap seluruh hidangan yang akan dikonsumsi peserta didik dan tenaga pengajar.

Dipimpin oleh Ps. Kasi Dokkes Polres Karanganyar, Penata Nanik Dwi Rahayu, S.Kep., M.H., tim melakukan pengecekan organoleptik—mulai dari bentuk, warna, bau, hingga rasa—pada menu sarapan dan snack yang disajikan pihak sekolah. Pemeriksaan dilakukan dengan teliti namun tetap hangat, menciptakan suasana penuh kepedulian terhadap kesehatan warga sekolah.

Menu yang dicek cukup beragam, mulai dari nasi putih, ayam fillet, selada wortel buncis, kuah steak, keripik tempe, buah naga, hingga berbagai snack seperti roti basah, telur ayam, susu, pear, dan sari kacang hijau.
Hasilnya pun melegakan. Sebanyak 11 menu diperiksa dan semuanya dinyatakan normal, baik, serta layak konsumsi. Tidak ditemukan tanda-tanda makanan yang berubah bentuk, warna, bau, maupun rasa. Semuanya aman untuk disantap.

Penata Nanik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Karanganyar menjaga kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Alhamdulillah seluruh menu dinyatakan laik disajikan. Kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ps. Kasi Humas Polres Karanganyar, Iptu Mulyadi, S.H., menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin demi memberikan rasa aman kepada seluruh penghuni SPPG YKB.

“Pemeriksaan makanan ini bukan sekadar rutinitas. Ini wujud perhatian kami agar para siswa dan pengelola sekolah mendapat asupan yang sehat dan terjaga kualitasnya. Kami ingin mereka belajar dengan tenang tanpa khawatir soal keamanan makanan,” ungkapnya.

Dengan hasil pemeriksaan yang baik, SPPG YKB Karanganyar dapat melanjutkan kegiatan belajar mengajar hari itu dengan penuh semangat. Polres Karanganyar memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya preventif menjaga kualitas kesehatan di lingkungan YKB.